Perspektif Etika Kritis-Liberatif Dalam Teologi Pembebasan Islam

  • Sutikno Sutikno
Keywords: Etika kritis liberatif, teologi pembebasan

Abstract

Kajian ini memfokuskan pada konstruksi etika kritis dan liberatif dalam teologi pembebasan Islam di tengah arus demokrasi liberal dalam payung kapitalisme dan neoliberalisme. Praktek demokrasi liberal dalam pemilu dan kebijakan publik berpijak pada modal sehingga melahirkan budaya politik pragmatis, instrumentalis dan manipulatif. Beberapa dampak tersebut menimbulkan dampak luas menyangkut hak-hak publik yang harus diwujudkan dalam kebijakan publik. Etika kritis dan liberatif ini merupakan tipe kajian kualitatif dengan metode kepustapun serta menggunakan pendekatan teologis dan ideologis. Hasil kajian ini bahwa praktek demokrasi liberal dalam kehidupan politik kontemporer merupakan struktur yang melahirkan kontinuitas dan pergeseran. Etika kritis dan liberatif dalam payung teologi pembebasan merupakan perspektif penting sebagai solusi praktek liberalisme bercorak pragmatis, manipulatif dan instrumentalis. Manifestasi etika kritis dan liberatif menuntut intervensi baik dalam agenda demokrasi maupun kebijakan publik dari perencanaan hingga pelaksanaan. Etika kritis dan liberatif merupakan perspektif yang dapat difungsikan dalam pendidikan politik baik secara struktural maupun kultural. Proses pendidikan politik berpijak etika kritis dan liberatif harus dijalankan oleh setiap aktor dan institusi politik sehingga melahirkan keseimbangan dalam relasi rakyat dan negara. Etika kritis dan liberatif harus mendasari praktek diskursus dalam ruang publik komunikasi kebijakan dengan menjunjung tinggi prinsip egalitarianisme dan populisme sehingga melahirkan dampak perubahan di dalam masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-30