URGENSI TEORI SOSIOLOGI DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Main Article Content

Anang Romli
Muhammad Nashihin

Abstract

Kajian ini mendeskripsikan urgensi teori sosiologi dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam. Ini sebagai penegasan bahwa Pendidikan Agama Islam mempunyai dimensi teologis dan sosiologis. Dimensi sosiologis dari nilai agama islam sementara dimensi sosiologis dalam penerapan praktisnya. Teori sosiologi adalah deskripsi untuk memahami masyarakat, interaksi sosial manusia yang terjadi di dalamnya. Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam proses pendidikan di Indonesia. Nilai nilai ajaran Islam sebagai isi yang diajarkan bertujuan untuk mendidik, membimbing, dan mengarahkan peserta didik menjadi islami, sebagai individu, anggota kelaurga, masyarakat, warga negara bahkan warga dunia. Insan kamil adalah pencapaian dari tujuan Pendidikan Agama Islam tertinggi. Fungsi agama di masyarakat adalah solidaritas sosial, memberi arti dan tujuan hidup, kontrol sosial, perubahan sosial dan dukungan psikologis. Teori fungsionalisme agama memberi landasan fungsi agama dalam masyarakat. Fungsi agama juga memberi penguat jiwa bagi pemeluknya.Teori interaksionisme simbolik sebagai pendekatan penggunaan simbol-simbol agama seperti bahasa Arab, ayat-ayat Al-Qur'an, hadis untuk mengajarkan nilai-nilai Islam, Pembentukan Identitas keagamaan. Fungsi teori reproduksi sosial dalam pendidikan agama Islam: Pelestarian Nilai dan Norma Keagamaan, Reproduksi Identitas Religius, Legitimasi Struktur Sosial dan Otoritas Keagamaan, Transfer Modal Budaya dan Religius, Mekanisme Pengendalian Sosial. Teori kapital berkembang sedemikian rupa bukan hanya kapital benda atau uang saja. kapital manusia (Human Capital), kapital sosial (Social Capital), Kapital Budaya (Cultural capital) dan Kapital Simbolik (symbolic capital)

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Romli, A., & Nashihin, M. (2024). URGENSI TEORI SOSIOLOGI DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 11-26. https://doi.org/10.58518/darajat.v7i1.2775
Section
Articles

References

Ahmad Tafsir. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2017.
Damsar. Pengantar Teori Sosiologi. Jakarta: Kencana. 2017.
Damsar. Pengantar Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Kencana. 2011.
Imam Tolhah. dkk. Pendidikan Islam Dalam Lintas Sejarah, Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, 2016.
Kamiruddin, Fungsi Sosiologis Agama (Studi Profan Dan Sakral Menurut Emile Durkheim), file:///C:/Users/Natural/Downloads/40283-ID di akses pada 15/04/2024
Muhammad Ali, Kontribusi sosiologi dalam pengembangan Pendidikan islam, Suhuf, vol. 28. No. 1, Mei 2016.
Muhammad Syukur. Dasar Dasar teori sosiologi, Depok: Rajawali Pers 2018.
Majid, A., & Andayani, D. (2004). Pendidikan agama Islam berbasis kompetensi: konsep dan implementasi kurikulum 2004: Remaja Rosdakarya. 2004.
Muhaimin. Paradigma pendidikan Islam upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2004.
Masykur. Eksistensi dan Fungsi Pendidikan Agama Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional. 2015.
Nasional, D. P. Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas. 2006.
Patrio Tandiangga, Institusi Pendidikan Sebagai Sarana Reproduksi Budaya Dan Sosial Vol. 8, No. 2, Oktober 2022 DOI: http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v8i2.15861
Yanuarti, E. Pemikiran pendidikan ki. Hajar dewantara dan relevansinya dengan kurikulum 13. Jurnal Penelitian, 11 (2), 2017.
Zakiyah Darajat. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Balai Pustaka. 1992