Relevansi Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah dengan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3633 Tahun 2023

Penulis

  • Muhammad Ahsanun Ni’am Universitas Islam Tribakti Lirboyo, Kediri, Indonesia
  • Reza Ahmad Zahid Universitas Islam Tribakti Lirboyo, Kediri, Indonesia
  • Abbas Sofwan Matlail Fajar Universitas Islam Tribakti Lirboyo, Kediri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58518/darajat.v9i1.4807

Kata Kunci:

Kurikulum, Madrasah Diniyah Takmiliyah, Relevansi

Abstrak

Pendidikan adalah kebutuhan dasar untuk semua insan. Karena, melalui pendidikan seseorang dapat menjadi insan kamil yaitu menjadi manusia seutuhnya baik dalam hal pengetahuan maupun pengamalan. Dalam pendidikan, peran dari kurikulum di nilai sebagai pondasi utama, karena berhasil atau tidaknya pendidikan tergantung bagaimana pengorganisasian kurikulum dan penerapannya dalam pembelajaran. oleh sebab itu, pengorganisasian dan pengembangan kurikulum dibutuhkan agar kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dapat maksimal, mencapai target yang diinginkan, dan sesuai kebutuhan siswa dan karaktreristik dari lembaga pendidikan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan triangulasi sebagai metode validasi data. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komponen kurikulum yang ada di lembaga pendidikan islam seperti madrasah diniyah takmiliyah dan implementasinya dalam pembelajaran, selain itu juga untuk mengetahui relevansi kurikulum MDT (madrasah diniyah takmiliyah) dengan keputusan Dirjen Pendis No. 3633 tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kurikulum yang terdapat di MDT meliputi empat komponen yaitu tujuan, materi atau bahan ajar, metode atau sistem pembelajaran, dan evaluasi. Implementasi kurikulum dilakukan dalam bentuk kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Kemudian, relevansi kurikulum MDT dengan keputusan Dirjen Pendis No. 3633 tahun 2023 terdapat dalam empat aspek yaitu tujuan, materi, metode atau sistem, dan evaluasi.

Referensi

Alfarisi, S. (2020). Analisis Pengembangan Komponen Kurikulum Pendidikan Islam di. Rayah Al-Islam, 4(2), 347-367. https://doi.org/10.37274/rais.v4i02.346

Al-Ghazali. (1998). Terjemah Ihya‟ Ulumiddin: Jiwa Agama, terj. Ismail Ya‟kub. Kuala Lumpur: Victory Ajensi.

Arifin, I. (1993). Kepemimpinan Kyai, Kasus:pondok Pesantren Tebuireng. Malang: Kalimasahada Press .

Arpani, D. H. (2023). Evaluasi Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam Menurut Al-Ghazali. Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Keislaman, 10(1), 21-32. https://doi.org/10.31102/alulum.10.1.2023.21-32

Assegaf, A. R. (2017). Filsafat Pendidikan Islam ; Paradigma Baru Pendidikan Hadlari Berbasis Integratif-Interkonektif. Depok: Rajawali Pers.

Buku Pedoman penyelenggaraan Madrasah Diniyah Takmiliyah Kemenag RI Dirjen Pendis Direktorat Pendidikan Diniyyah Dan Pondok Pesantren 2023.

Dhofier, Z. (1982). Tradisi Pesantren Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Gunawan, H. (2012). Kurikulum Dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Alfabeta.

Gunawan, H. (2014). Pendidikan Islam: Kajian Teoritis dan Pemikiran Tokoh. Bandung: PT Remaja Rosdakarya,.

Hakim, L. (2013). Pesantren Transformatif.” Upaya Menjawab Tantangan Masyarakat. Jember: STAIN Jember Press,.

Husni, F. d. (2021). Desain Kurikulum Perguruan Tinggi Pesantren dalam Mewujudkan Pendidikan yang Bekualitas. Jurnal Tsamratul Fikri Vol. 15, No. 1.https://doi.org/10.36667/tf.v15i1.703

Khaldun, I. (1986). muqaddimah. Jakarta: Pustaka Kautsar.

M. Zainal Arifin, M. I. (2024). Aliran-Aliran Filsafat Pendidikan Islam Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Era Kontemporer. Journal of Contemporary Islamic Education (Journal CIE), 4(1), 13-25. https://doi.org/10.25217/jcie.v4i1.4117

Matsuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.

Miptah Parid, R. (2019). Aliran Filsafat Dalam Pendidikan Islam Ditinjau Dari Perspektif Muhammad Jawwad Ridla. Journal of Islamic Education Policy, 4(2), 152-163. http://dx.doi.org/10.30984/jiep.v4i2.1285

Mochamad Nasichin Al Muiz, M. M. (2020). Pendekatan Konservatif dalam Pendidikan Islam(Kajian Teori Al Muhafdz Al-Ghazâli dalam Pendidikan Islam). Jurnal Penelitian, 14(1), 49-76. http://dx.doi.org/10.21043/jp.v14i1.6993

Muthohar, A. (2007). Idiologi Pendidikan Pesantren. Jakarta: Pustaka.

Nasution. (2011). Asas-Asas Kurikulum Edisi 2 Cetakan-11. Jakarta: Bumi Aksara.

Nur Rahmadhani Sholehah, M. (2024). Pemikiran Ikhwanus Shafa (Religius-Rasional) Tentang Pendidikan Islam Dan Relevansinya Di Masa Kontemporer. AT-TAJDID: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 8(1), 151-159.http://dx.doi.org/10.24127/att.v8i1.3334

Nur Rahmi, M. T. (2024). Nilai-Nilai Multikultural Dalam Pengembangan kurikulum. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran, 4(2), 122-128. https://doi.org/10.51878/educational.v4i2.3179

Qomar, M. (2002). Pesantren Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga.

Ridha. (2002). Tiga Aliran Utama Teori Pendidikan Islam. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Satria Kharimul Qolbi, T. H. (2021). Impelementasi Asas-asas Pengembangan Kurikulum terhadap Pengembangan Kurikulum. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1120 - 1132. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.511

Sukmadinata, N. S. (1997). Pengembangan Kurikulum Teori & Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sumantri, B. A. (2019). Pemikiran Ikhwanus Shafa Tentang Pendidikan Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Di Indonesia. El-Hikmah: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, 13(1), 1-18. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v13i1.616

Suryabrata. (1998). Metodelogi penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Syafi‟i, A. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: ELKAF.

Tharaba, M. F. (2015). Filsafat Pendidikan Islam: Idealitas Pendidikan Islam. Malang: CV. Dream Litera Buana.

Ulum, M. M. (2009). Konsep Pendidikan Anak Menurut Al-Ghazâli dan relevansinya dengan Arah dan Tujuan Pendidikan Nasional di Indonesia. At-Ta’dib, 4(2), 235-247. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v13i1.616

Wiwik Damayanti, N. D. (2024). Konsep Pendidikan Islam Religius Pragmatis Ibnu Khaldun Dan Relevansinya Pada Pendidikan Islam Di Era Modern. Journal Of Multidisipliner Research, 2(3), 30-40. https://doi.org/10.31004/ijim.v2i3.88

Unduhan

Diterbitkan

26-06-2026

Cara Mengutip

Ahsanun Ni’am, M., Ahmad Zahid, R., & Sofwan Matlail Fajar, A. (2026). Relevansi Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah dengan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3633 Tahun 2023. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 9-21. https://doi.org/10.58518/darajat.v9i1.4807