Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Integrasi Nilai Agama dan Intelektual dalam Pendidikan Islam di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58518/darajat.v9i1.3319Kata Kunci:
Ibnu Taimiyyah, Integrasi, Nilai Agama dan Intelektual, Pendidikan IslamAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Integrasi Nilai Agama dan Intelektual dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Pendekatan peneliatian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data melalui telaah terhadap buku-buku literatur, jurnal akademik, catatan, serta laporan ilmiah, kemudian data dianalisis secara mendalam, cermat, objektif, dan sistematis melalui penggunaan teknik analisis data deskriptif, yaitu dengan cara mereduksi, penyajian data lalu dilakukan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan bagi pendidikan Islam di Indonesia masa kini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara wahyu dan akal untuk membentuk manusia yang berilmu dan berakhlak mulia. Relevansinya terletak pada kebutuhan kurikulum yang menggabungkan tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis, guna menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki komitmen moral. Paradigma pendidikan holistik berbasis integrasi ini menjadi solusi dalam menghadapi tantangan pendidikan modern di Indonesia.Dengan mengadopsi pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual, sistem pendidikan Islam di Indonesia dapat menghadirkan paradigma baru yang menjawab kebutuhan zaman tanpa kehilangan akar spiritualnya. Integrasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadapi tantangan modernisasi pendidikan dengan tetap mempertahankan identitas keislaman yang kokoh dan adaptif terhadap perubahan global.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Al-Dhahabi, M. (1992). Siyar A'lam al-Nubala: Biografi Ulama Terkenal. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, hlm. 320-325
Al-Dhahabi, M. (1996). Siyar A'lam al-Nubala. Vol. 17. Beirut: Muassasat al-Risalah.
Al-Ghazālī, M. (2003). Iḥyā' ʿUlūm al-Dīn (Reviving the Religious Sciences). Beirut: Dār al-Maʿrifah
Al-Maqdisi, A. (1996). Ibn Taymiyyah's Educational Thought and Its Relevance for Contemporary Education. In Ibn Taymiyyah: His Life and Works (hlm. 145-160). Riyadh: International Islamic Publishing House
Al-Maqdisi, M. A. (1999). Ibn Taymiyyah on Education. Islamic Studies, 38(3), 257-272;
Al-Rahman, M. (2016). Ibn Taymiyyah’s Concept of Education: A Pathway to Al-Sirat Al-Mustaqim. Journal of Islamic Education Research, 4(1), hlm. 32-38.
Amin, M. (2015). Pendidikan Islam di Indonesia: Sejarah, Konsep, dan Implementasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, hlm. 67-70
Anshari, E.S. (2011). Pancasila dan Pendidikan Karakter: Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, hlm. 40-45
Arifin, Z. (2020). Pendidikan di Era Modern: Refleksi Terhadap Pemikiran Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 25-38.
Azzam, A. (2003). Ibn Taymiyyah on Education and Its Purpose. In Islam and Education: Major Themes, Cairo: Al-Fajr Publications, hlm. 89-91
Azzam, A. (2003). Ibn Taymiyyah on Education and Its Purpose. In Islam and Education: Major Themes, Cairo: Al-Fajr Publications, hlm. 89-93
Dewantara, K.H. (1962). Bagian Pertama: Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Taman Siswa, hlm. 14-16.
Gunawan, H. (2017). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasinya. Bandung: Alfabeta, hlm. 68.
Hamid, A. (2015). Pendidikan Sains Berbasis Agama: Membangun Sinergi antara Ilmu Pengetahuan dan Keyakinan. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), hlm. 30-35.
Hanafiah, M. (2014). Karakter dan Pendidikan: Konsep dan Implementasinya dalam Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(1), hlm. 50-54.
Hassan, Y. (2012). Ibn Taymiyyah’s Philosophy of Knowledge: Intellectual and Spiritual Integration. Journal of Islamic Thought, 6(1), hlm. 30-35
Hoover, J. (2007). Ibn Taymiyyah's Theodicy of Perpetual Optimis.
Husain, M. (2018). Fatwas of Ibn Taymiyyah on Child Education and Morality. International Journal of Islamic Studies, 7(1), hlm. 78-83
Husain, M. (2018). Spiritual and Intellectual Education in Ibn Taymiyyah's Thought. International Journal of Islamic Thought, 9(1), hlm. 88-94.
Husain, M. (2020). Ibn Taymiyyah's Contributions to Moral and Ethical Education in Islam. International Journal of Islamic Thought, 15, hlm. 101-107
Ibn Taymiyyah, Aḥmad ibn ʿAbd al-Ḥalīm. (1991). Majmūʿ Fatāwā Shaykh al-Islām Ibn Taymiyyah (Vol. 1-37)
Ibn Taymiyyah. (1993). Majmu’ al-Fatawa. Kairo: Maktabah Ibn Taymiyyah, hlm. 12-14
Ilaar, H.A.R. (2004). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya, hlm. 102.
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013". Jurnal Pendidikan Karakter, 3(2), 1-10
Kaelan, M.S. (2010). Pendidikan Pancasila: Pendekatan Historis, Filosofis, dan Yuridis Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Yogyakarta: Paradigma, hlm. 25-30
Kartanegara, M. (2008). Pendidikan Holistik dalam Islam: Sebuah Paradigma Baru dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, hlm. 85-87
Kartodirdjo, S. (2014). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Pesantren: Mencapai Mardhatillah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), hlm. 10-15
Kemendikbud. (2003). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2014). Kurikulum Madrasah. Jakarta: Kementerian Agama, hlm. 10-12
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Kurikulum 2013: Panduan Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hlm. 10-12
Kohar, R. (2010). Pendidikan Holistik: Konsep dan Implementasi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(1), hlm. 35-40
Masud, R. (2007). Ibn Taymiyyah: Life and Thought. Islamabad: Islamic Research Institute, hlm. 22-25
Muhammad Amin Abdullah. (2018). Islamic Education in Indonesia and the Integration of Science, Spirituality, and Morality. Journal of Indonesian Islam, 12(2), 203-217
Mulyasa, E. (2016). Pengembangan Pendidikan Karakter di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya
Mulyasa, E. (2017). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 28-30.
Mustafa, A. (2018). The Ethics of Knowledge in Ibn Taymiyyah’s Thought. Journal of Islamic Ethics, 9(1), hlm. 76-85 Anjum, O. (2012). Politics, Law, and Community in Islamic Thought: The Taymiyyan Moment. Cambridge University Press
Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hlm. 3-5
Rahmat, H. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Agama: Upaya Membangun Moralitas Anak Bangsa di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Islam, 31(2), hlm. 112-115
Ruhendi, A. (2012). Pendidikan Holistik: Konsep dan Implementasi dalam Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan, 7(2), hlm. 145-150
Ruhendi, A. (2012). Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Karakter di Madrasah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(2), hlm. 215-220
Sarakhsi, M. (2011). Ibn Taymiyyah: His Life and Work. New York: Islamic University Press, hlm. 100-105
Sari, A. (2015). Integrating Quranic and Prophetic Teachings in Education: Perspectives from Ibn Taymiyyah. International Journal of Islamic Studies, 5(3), hlm. 67-72.
Sari, A. (2015). Pendidikan dalam Pemikiran Ibnu Taimiyyah. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), hlm. 25-30
Sukardi, S. (2015). Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan, 1(1), hlm. 45-50
Suprayitno, A. (2016). Struktur Kurikulum Madrasah: Implementasi dan Tantangan. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), hlm. 185-190
Suyadi, A. (2017). Transformasi Pendidikan Pesantren: Antara Tradisi dan Modernitas. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 19(1), hlm. 99-104
Wood, J. A. (2016). The Purpose of Knowledge According to Ibn Taymiyyah. Oxford University Press.
Zubaedi. (2012). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana, hlm. 15











