Strategi Guru Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar dan Minat Membaca Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih di MA Tahfidz Nurul Iman Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.58518/darajat.v6i2.1844Kata Kunci:
Fiqh Subject, Learning Activity and Student Reading InterestAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa saja yang guru terapkan
dalam meningkatkan keaktifan belajar dan minat membaca siswa pada mata pelajaran
fiqih, bagaimana implementasi strategi yang diterapkan oleh guru dalam meningkatkan
keaktifan belajar dan minat membaca siswa pada mata pelajaran fiqih dan apa saja faktorfaktor pendukung dan penghambat dalam keaktifan belajar dan minat membaca siswa di
MA Tahfidz Nurul Iman Karanganyar.
Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi
penelitian ini bertempat di MA Tahfidz Nurul Iman Karanganyar. Subjek penelitian atau
informan dari penelitian ini adalah guru pengampu materi Fiqih di MA TAhfidz Nurul Iman
Karanganyar, mudir MA Tahfidz Nurul Iman Karanganyar, wakasek kesiswaan dan siswa di
MA TAhfidz Nurul Iman Karanganyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini ialah wawancara, observasi atau pengamatan, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini yaitu, pertama, strategi yang guru terapkan dalam
meningkatkan keaktifan belajar dan minat membaca siswa pada mata pelajaran fiqih ialah
guru menggunakan metode diskusi, belajar kelompok, tanya jawab dan metode praktek
dan metode ceramah. Kedua, pemilihan strategi oleh guru dalam meningkatkan keaktifan
belajar dan minat membaca siswa pada mata pelajaran fiqih telah diimplementasikan
dengan baik, seperti contohnya siswa aktif ketika pembelajaran sedang berlangsung antara
lain: mereka aktif melakukan tanya jawab dengan guru, tidak pasid dalam berdiskusi dan
mampu melakukan praktek pada materi yang telah di ajarkan. Ketiga, faktor pendukung
dalam keaktifan belajar dan minat membaca siswa di MA Tahfidz Nurul Iman Karanganyar,
antara lain yaitu: lingkungan yang bersih, kondusif serta jauh dari keramaian jalanan dll.
Kemudian, faktor penghambat dalam keaktifan belajar dan membaca siswa antara lain: ada
beberapa siswa sering mengantuk ketika didalam kelas, mudah merasa bosan ketika
pembelajaran berlangsung, dll.
Referensi
Slameto, Evaluasi Pendidikan (Jakarta: PT. Bumi Aksara.Sjmsuddin, 2001).
Riyanto, Paradigma Baru Pembelajaran Pendidikan dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas (Jakarta: Kencana Prenada Media, 2012).
Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinnya (Jakarta: Rineka Cipta, 2003).
Majid. Abdul, Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru
(Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2012).
Adhim. Muhammad Fauzil, Membuat Anak Gila membaca (Bandung: PT. Mizan Pustaka, 2015).
Praja. Juhaya S, Ilmu Ushul Fiqih (Bandung: CV Pustaka Setia, 2015), 18.
Suharsaputra. Uhar, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitati, dan Tindakan (Bandung: PT Refika Aditama, 2018), Cet. III.
S. Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan (Jakarta: Rineka Cipta, 2003), Cet. II.
Suliyatno, Metode Penelitian Bisnis untuk Skripsi, Tesis dan Disertasi (Yogyakarta: Andi, 2018).
Amrina & Rofiaty, Panduan Praktis Penelitian Kualitatif (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2014).











