Sosio Religius dalam Internalisasi Nilai Tasamuh dan Syura pada Kehidupan di Kampus IAI Tarbiyatut Tholabah

Internalisasi nilai tasamuh (toleransi) dan syura (musyawarah) merupakan bagian integral dari budaya akademik yang ingin dibangun oleh institusi pendidikan tinggi Islam. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara idealitas visi kelembagaan dan realitas praksis sosial mahasiswa dalam kehidupan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan sosio religius dalam internalisasi nilai tasamuh (toleransi) dan syura (musyawarah) di lingkungan kampus IAI Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya internalisasi nilai tasamuh dan syura telah dilakukan melalui kurikulum pendidikan, kegiatan organisasi kemahasiswaan, dan pembinaan karakter. Meskipun demikian, masih terdapat kendala dalam penerapan nilai-nilai tersebut, seperti polarisasi kelompok, resistensi terhadap dialog, serta keterlibatan yang belum merata dari sivitas akademika. Temuan ini berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menekankan aspek formal kurikulum tanpa mengelaborasi dinamika sosial mahasiswa secara mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritik dan praktis bagi pengembangan strategi internalisasi nilai-nilai keislaman yang lebih kontekstual, serta merekomendasikan penguatan budaya musyawarah dan pelatihan kolaboratif lintas elemen kampus.

Cara Mengutip
Hakim, N., Sa’adi, S., & Miftahuddin, M. (2025). Sosio Religius dalam Internalisasi Nilai Tasamuh dan Syura pada Kehidupan di Kampus IAI Tarbiyatut Tholabah. ALAMTARA, 9(2). https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.3787

Nur Hakim

Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Sa’adi Sa’adi

Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia

Miftahuddin Miftahuddin

Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia

Aulia, F. A., & Arifin, F. (2023). Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital : Studi Harmonisasi Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. MODERATIO: Jurnal Moderasi Beragama, 3(2), 205. https://doi.org/10.32332/moderatio.v3i2.8105

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Melenium III.

Durkheim, E. (2016). The elementary forms of religious life. In Social theory re-wired (pp. 52–67). Routledge.

Hanafi, M. (2014). Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi Agama Islam. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 1(2). https://doi.org/10.19105/islamuna.v1i2.572

Ismail, S., & Sulaiman, W. (2022). Implementasi Kurikulum Pendidikan Islam Inklusif di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 1–19. https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.3538

Kraince, R. G. (2007). Islamic higher education and social cohesion in Indonesia. Prospects, 37(3), 345–356. https://doi.org/10.1007/s11125-008-9038-1

Lickona, T. (1992). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Majid, N. (2000). Islam, doktrin dan peradaban: sebuah telaah kritis tentang keimanan, kemanusiaan, dan kemodernan. (No Title).

Masamah, U. (2016). Pendidikan Islam, Pendidikan Politik, dan Dialog Antar Umat Beragama di Indonesia. Fikrah, 4(1), 1–19.

Mawardi Kholid. (2006). Pendekatan Sosio-kultural Pembelajaran Islam dalam Pesantren dan Masyarakat NU. Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 11(3), 1–9.

Munir, M. (2020). PENDIDIKAN ISLAM DAN TANTANGAN MODERNITAS Jurnal Al-Makrifat Vol 5 , No 1 , April 2020. 58–78.

Musyafak N, Munawar I, K. N. (2021). Dissimilarity Implementasi Konsep Moderasi Beragama di PTKIN. Prosisidng Muktamar Dosen PMII, September, 453–464.

Nasri, U. (2024). Rethinking Religious Moderation: Revitalisasi Konsep Manusia Perspektif Filsafat Pendidikan Islam dalam Konteks Multikultural. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(1), 213–220. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i1.1655

Nata, H. A. (2016). Pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an. Prenada Media.

Pratama, A. R., Rawati, M., Fajri, F., Oktaviany, K., & Messy, M. (2024). Dinamika Organisasi Mahasiswa: Pengembangan, Komitmen, dan Transformasi di Zaman Modern. Jurnal Manajemen Dan Budaya, 4(2), 28–38. https://doi.org/10.51700/manajemen.v4i2.627

Ramadhan, M. R. (2019). Integrasi Nilai Islam Moderat dalam Pendidikan Islam untuk Menguatkan Harmoni Sosial Keagamaan pada Masyarakat Plural. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 3(1), 701–709.

Sahlan, A. (2011). Pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pendekatan kontekstual. El-Hikmah.

Shihab, M. Q. (1998). Wawasan Al-Quran Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Perseolan Umat. Bandung: Mizan, Cet Ke7.

Waghid, Y. (2014). Pedagogy out of bounds: Untamed variations of democratic education (Vol. 61). Springer Science & Business Media.