Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Opini Publik: Studi Kasus Pengguna Instagram

Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam pembentukan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial, khususnya Instagram, dalam membentuk opini publik melalui dinamika interaksi, penyebaran informasi, dan konstruksi makna yang terjadi di ruang digital. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, penelitian ini menelaah berbagai temuan teoretis dan empiris terkait komunikasi politik, perilaku pengguna media sosial, serta mekanisme terbentuknya opini publik di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa Instagram tidak hanya berfungsi sebagai media berbagi visual, tetapi juga menjadi ruang diskursif yang mempengaruhi persepsi dan sikap pengguna melalui algoritma, konten yang viral, serta peran influencer sebagai aktor pembentuk opini. Temuan kajian juga menunjukkan bahwa pengguna cenderung membangun opini berdasarkan paparan berulang, kesesuaian nilai kelompok, dan kredibilitas sumber yang dikonstruksi secara sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Instagram dalam pembentukan opini publik bersifat strategis dan kompleks karena dipengaruhi oleh interaksi teknologi, budaya digital, dan perilaku komunikasi pengguna. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemetaan faktor-faktor kunci pembentukan opini publik di media sosial serta pentingnya literasi digital sebagai upaya meminimalkan distorsi informasi.

Cara Mengutip
Husen, M. (2025). Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Opini Publik: Studi Kasus Pengguna Instagram. ALAMTARA, 9(2), 267-281. https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4222

M. Husen

Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah, Lhokseumawe

Apriadi, D., & Nurwulandari, E. (2021). Visual Persuasion in Digital Political Campaigns on Instagram. Jurnal Komunikasi Politik Indonesia, 4(2), 77–93.

Dewi, L. (2021). Visual Aesthetic and Public Attitude Formation in Digital Media. Jurnal Komunikasi Visual Indonesia, 4(1), 33–47.

Firmansyah, A. (2021). Digital Persuasion and the Rise of Influencer Politics in Indonesia. Jurnal Komunikasi Nusantara, 3(2), 87–102.

Hafidzah, S., & Lestari, W. (2025). Media Sosial dan Dinamika Pembentukan Persepsi Sosial Masyarakat Indonesia. Jakarta: Prenada Media.

Hamdani, M. (2022). Interpretative Practices of Instagram Users in Constructing Social Meaning. Jurnal Media & Budaya Digital, 3(1), 45–61.

Handayani, R. (2023). Social Validation and Opinion Strengthening in Digital Communities. Jurnal Komunikasi Masyarakat, 8(1), 44–59.

Hidayat, R. (2022). State policy and public awareness in contemporary Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 9(3), 95–110.

Karim, R., & Yuliani, S. (2024). Algorithmic Influence and Political Opinion Formation on Instagram. Jurnal Teknologi Komunikasi, 7(1), 22–38.

Kurniawan, A. (2022). Influencer Framing Strategies in Political Communication on Instagram. Jurnal Media Dan Politik Digital, 3(2), 77–95.

Lestari, P. (2023). Narrative construction and public perception: A socio-semiotic study. Journal of Media and Cultural Studies, 18(2), 100–115.

Mahardika, P. (2023). Echo Chambers and the Dynamics of Political Opinion on Instagram. Jurnal Media Politik Digital, 2(1), 41–59.

Munandar, R. (2023). Visual Political Communication on Instagram: A Contemporary Analysis. Jurnal Komunikasi Global, 12(1), 45–59.

Nugroho, R., & Pratiwi, L. (2021). Media Sosial sebagai Ruang Publik Baru: Studi Perilaku Pengguna Instagram di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi Terapan, 5(1), 14–28.

Nursalim, H. (2024). User Interaction and Meaning Construction in Social Media Spaces. Jurnal Media & Masyarakat, 9(1), 15–29.

Pramesti, D. (2023). Visual Political Messaging on Instagram: A Cognitive Approach. Jurnal Komunikasi Digital, 11(2), 101–118.

Rahardian, F. (2022). Influencers as Modern Opinion Leaders in Digital Communication. Jurnal Politik Komunikasi, 5(1), 89–104.

Rahmawati, T., & Yusuf, A. (2024). The Role of Religious Moderation Education in Enhancing Students’ Political Literacy. Indonesian Journal of Civic Education, 12(1).

Rinaldi, T. (2022). Filter Bubbles and Cognitive Comfort in Instagram’s Recommendation System. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 8(2), 101–118.

Setiawan, R. (2021). Teknik Purposive Sampling dalam Penelitian Komunikasi Digital. Jurnal Penelitian Media, 5(2), 112–125.

Suharyanto, A. (2022). Transformasi Komunikasi Politik di Era Media Sosial. Jurnal Politik Dan Pemerintahan, 8(2), 101–118.

Syahputra, B. (2021). The Dynamics of Misinformation Spread Through Influencer Networks. Jurnal Literasi Media Indonesia, 6(2), 101–118.

Wijaya, T. (2025). Public Discourse Dynamics on Instagram and the Formation of Collective Opinion. Jurnal Komunikasi Indonesia, 14(1), 33–49.

Wulandari, D. (2022). Analisis Isi dalam Kajian Media Sosial: Pendekatan Teoretis dan Praktis. Surabaya: Pustaka Cendekia Media.

Yusuf, A. (2020). Echo Chamber Keagamaan dan Polarisasi di Media Sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 8(2), 118–132.