Transparansi dalam Komunikasi Public Relations: Analisis Kasus Penolakan Tawaran Buzzer Oleh Jerome Polin
Artikel ini membahas pentingnya transparansi dalam komunikasi Public Relations melalui studi kasus Jerome Polin, seorang kreator konten Indonesia terkenal yang secara terbuka menolak tawaran pemerintah untuk menjadi “buzzer” berbayar senilai Rp150 juta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transparansi berfungsi sebagai praktik komunikasi yang etis sekaligus strategi untuk membangun kepercayaan publik di era digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan dari portal berita daring dan unggahan media sosial Jerome Polin pada periode Agustus hingga Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang transparan dapat meningkatkan kredibilitas pribadi, mendorong dialog publik mengenai isu etika, serta memperkuat literasi media terkait manipulasi opini. Namun, transparansi juga menimbulkan tantangan, seperti munculnya skeptisisme publik terhadap keaslian bukti dan tuduhan mencari popularitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transparansi yang disertai akuntabilitas dan komunikasi dua arah mampu memperkuat kredibilitas serta kepercayaan publik sekaligus melawan praktik komunikasi yang manipulatif. Rekomendasi standar etika dan keterbukaan dalam praktik Public Relations untuk menjaga integritas dan reputasi jangka panjang dalam komunikasi digital.
Abidin, C. 2016. “Visibility Labour: Engaging with Influencers’ Fashion Brands and #OOTD Advertorial Campaigns on Instagram.” Media International Australia 161(1):86–100. doi: 10.1177/1329878X16665177.
Ardianto, E. 2011. Handbook of Public Relations: Pengantar Komprehensif. Simbiosa Rekatama Media.
Audrezet, A., G. de Kerviler, and J. G. Moulard. 2020. “Authenticity under Threat: When Social Media Influencers Need to Go beyond Self-Presentation.” Journal of Business Research 117:557–69. doi: 10.1016/j.jbusres.2018.07.008.
Boerman, S. C., L. M. Willemsen, and E. P. van der Aa. 2017. “‘This Post Is Sponsored’: Effects of Sponsorship Disclosure on Persuasion Knowledge and Electronic Word of Mouth in the Context of Facebook.” Journal of Interactive Marketing 38:82–92. doi: 10.1016/j.intmar.2016.12.002.
Breakenridge, D. 2012. Social Media and Public Relations: Eight New Practices for the PR Professional. FT Press.
Chadwick, A. 2017. The Hybrid Media System: Politics and Power. edited by 2. Oxford University Press.
Christians, C. G., and M. Traber. 1997. Communication Ethics and Universal Values. SAGE Publications.
Edelman. 2024. “Edelman Trust Barometer: Indonesia Country Report.”
Edowai, M., H. Abubakar, and S. Said. n.d. “Transparansi Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan.”
Effendy, O. U. 2017. Ilmu Komunikasi, Teori Dan Praktek. PT Remaja Rosdakarya.
Hayati, Istiqomatul. 2025. “Jerome Polin Ditawari Rp 150 Juta Untuk Jadi Buzzer Pemerintah.” Tempo.Co.
Herlina, E., and others. 2023. “Etika Komunikasi Dalam Era Digital.”
Influencer Marketing Hub. 2024. “The State of Influencer Marketing 2024: Benchmark Report.”
ISEAS-Yusof Ishak Institute. 2023. “Digital Activism and Political Manipulation in Southeast Asia.”
Kent, M. L., and M. Taylor. 2002. “Toward a Dialogic Theory of Public Relations.” Public Relations Review 28(1):21–37. doi: 10.1016/S0363-8111(02)00108-X.
Kompas.com. 2025. “Jerome Polin Blak-Blakan Tolak Tawaran Jadi Buzzer Rp150 Juta, Bongkar Praktik Ke Publik.”
Lim, M. 2017. “Freedom to Hate: Social Media, Algorithmic Enclaves, and the Rise of Tribal Nationalism in Indonesia.” Critical Asian Studies 49(3):411–27.
Litbang Kompas. 2025. “Survei Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah Pasca-Kasus Buzzer.”
Mayer, R. C., J. H. Davis, and F. D. Schoorman. 1995. “An Integrative Model of Organizational Trust.” Academy of Management Review 20(3):709–34. doi: 10.2307/258792.
Miles, M. B., A. M. Huberman, and J. Saldaña. 2014. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. edited by 3. SAGE Publications.
Morissan. 2010. Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Musi, S., Dkk. n.d. Penulisan Kreatif Public Relations.
Nugroho, Y., D. A. Putri, and S. Laksmi. 2021. Buzzer Politics: Digital Media and Political Manipulation in Indonesia. EngageMedia.
Rawlins, B. 2009. “Give the Emperor a Mirror.” Journal of Public Relations Research 21(1):71–99. doi: 10.1080/10627260802153421.
Remotivi. 2023. “Laporan Monitoring Media: Disinformasi Dalam Konten Politik Di Media Sosial.”
Ruslan, R. 2008. Manajemen Public Relations Dan Media Komunikasi. Rajawali Pers.
S, Aulia. 2025. “‘Jerome Polin Spill Ajakan Jadi Buzzer, Fee Rp150 Juta 1 Reel.’” IDN Times.
Suara.com. 2025. “Jerome Polin Spill Pemerintah Mau Kerahkan Buzzer Dengan Honor Rp150 Juta, Ini Buktinya.”
Supintou, Aulia. 2025. “Jerome Polin Spill Ada Ajakan Jadi Buzzer 1 September, Fee RP150 Juta.” IDN Times.
Tapsell, R. 2017. Media Power in Indonesia: Oligarchs, Citizens and the Digital Revolution. Rowman & Littlefield.
De Veirman, M., V. Cauberghe, and L. Hudders. 2017. “Marketing through Instagram Influencers: The Impact of Number of Followers and Product Divergence on Brand Attitude.” International Journal of Advertising 36(5):798–828. doi: 10.1080/02650487.2017.1348035.
We Are Social and Meltwater. 2024. “Digital 2024: Indonesia.”
Yin, Robert K. 2018. Case Study Research and Applications: Design and Methods. 6th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.