Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Opini Publik: Studi Kasus Pengguna Instagram
DOI:
https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4222Kata Kunci:
Media Sosial, Opini Publik, Instagram, Komunikasi Politik, Literasi DigitalAbstrak
Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam pembentukan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial, khususnya Instagram, dalam membentuk opini publik melalui dinamika interaksi, penyebaran informasi, dan konstruksi makna yang terjadi di ruang digital. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, penelitian ini menelaah berbagai temuan teoretis dan empiris terkait komunikasi politik, perilaku pengguna media sosial, serta mekanisme terbentuknya opini publik di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa Instagram tidak hanya berfungsi sebagai media berbagi visual, tetapi juga menjadi ruang diskursif yang mempengaruhi persepsi dan sikap pengguna melalui algoritma, konten yang viral, serta peran influencer sebagai aktor pembentuk opini. Temuan kajian juga menunjukkan bahwa pengguna cenderung membangun opini berdasarkan paparan berulang, kesesuaian nilai kelompok, dan kredibilitas sumber yang dikonstruksi secara sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Instagram dalam pembentukan opini publik bersifat strategis dan kompleks karena dipengaruhi oleh interaksi teknologi, budaya digital, dan perilaku komunikasi pengguna. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemetaan faktor-faktor kunci pembentukan opini publik di media sosial serta pentingnya literasi digital sebagai upaya meminimalkan distorsi informasi.
Referensi
Apriadi, D., & Nurwulandari, E. (2021). Visual Persuasion in Digital Political Campaigns on Instagram. Jurnal Komunikasi Politik Indonesia, 4(2), 77–93.
Dewi, L. (2021). Visual Aesthetic and Public Attitude Formation in Digital Media. Jurnal Komunikasi Visual Indonesia, 4(1), 33–47.
Firmansyah, A. (2021). Digital Persuasion and the Rise of Influencer Politics in Indonesia. Jurnal Komunikasi Nusantara, 3(2), 87–102.
Hafidzah, S., & Lestari, W. (2025). Media Sosial dan Dinamika Pembentukan Persepsi Sosial Masyarakat Indonesia. Jakarta: Prenada Media.
Hamdani, M. (2022). Interpretative Practices of Instagram Users in Constructing Social Meaning. Jurnal Media & Budaya Digital, 3(1), 45–61.
Handayani, R. (2023). Social Validation and Opinion Strengthening in Digital Communities. Jurnal Komunikasi Masyarakat, 8(1), 44–59.
Hidayat, R. (2022). State policy and public awareness in contemporary Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 9(3), 95–110.
Karim, R., & Yuliani, S. (2024). Algorithmic Influence and Political Opinion Formation on Instagram. Jurnal Teknologi Komunikasi, 7(1), 22–38.
Kurniawan, A. (2022). Influencer Framing Strategies in Political Communication on Instagram. Jurnal Media Dan Politik Digital, 3(2), 77–95.
Lestari, P. (2023). Narrative construction and public perception: A socio-semiotic study. Journal of Media and Cultural Studies, 18(2), 100–115.
Mahardika, P. (2023). Echo Chambers and the Dynamics of Political Opinion on Instagram. Jurnal Media Politik Digital, 2(1), 41–59.
Munandar, R. (2023). Visual Political Communication on Instagram: A Contemporary Analysis. Jurnal Komunikasi Global, 12(1), 45–59.
Nugroho, R., & Pratiwi, L. (2021). Media Sosial sebagai Ruang Publik Baru: Studi Perilaku Pengguna Instagram di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi Terapan, 5(1), 14–28.
Nursalim, H. (2024). User Interaction and Meaning Construction in Social Media Spaces. Jurnal Media & Masyarakat, 9(1), 15–29.
Pramesti, D. (2023). Visual Political Messaging on Instagram: A Cognitive Approach. Jurnal Komunikasi Digital, 11(2), 101–118.
Rahardian, F. (2022). Influencers as Modern Opinion Leaders in Digital Communication. Jurnal Politik Komunikasi, 5(1), 89–104.
Rahmawati, T., & Yusuf, A. (2024). The Role of Religious Moderation Education in Enhancing Students’ Political Literacy. Indonesian Journal of Civic Education, 12(1).
Rinaldi, T. (2022). Filter Bubbles and Cognitive Comfort in Instagram’s Recommendation System. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 8(2), 101–118.
Setiawan, R. (2021). Teknik Purposive Sampling dalam Penelitian Komunikasi Digital. Jurnal Penelitian Media, 5(2), 112–125.
Suharyanto, A. (2022). Transformasi Komunikasi Politik di Era Media Sosial. Jurnal Politik Dan Pemerintahan, 8(2), 101–118.
Syahputra, B. (2021). The Dynamics of Misinformation Spread Through Influencer Networks. Jurnal Literasi Media Indonesia, 6(2), 101–118.
Wijaya, T. (2025). Public Discourse Dynamics on Instagram and the Formation of Collective Opinion. Jurnal Komunikasi Indonesia, 14(1), 33–49.
Wulandari, D. (2022). Analisis Isi dalam Kajian Media Sosial: Pendekatan Teoretis dan Praktis. Surabaya: Pustaka Cendekia Media.
Yusuf, A. (2020). Echo Chamber Keagamaan dan Polarisasi di Media Sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 8(2), 118–132.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 ALAMTARA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
