Framing Gerakan Islam Urban dalam Perspektif Komunikasi Islam: Studi Komparasi Teori Sosial Menurut Charles Tilly, Alberto Melucci, Olivier Roy dan Asef Bayat
DOI:
https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4313Kata Kunci:
Gerakan Islam, Komunikasi Islam, Teori Sosial, Masyarakat UrbanAbstrak
: Penelitian ini dilandasi oleh realitas sosial-keagamaan yang semakin kompleks pada era urbanisasi dan globalisasi, ketika gerakan Islam tidak lagi sekadar dipahami sebagai ekspresi spiritual, melainkan juga sebagai fenomena sosial yang membentuk identitas kolektif, solidaritas, serta pola interaksi baru di ruang publik. Fokus kajian diarahkan untuk menelaah bagaimana teori-teori sosial yang dikembangkan oleh Charles Tilly, Alberto Melucci, Olivier Roy, dan Asef Bayat mampu membingkai dinamika gerakan Islam kontemporer, khususnya dalam konteks masyarakat perkotaan dan perubahan global. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, data dihimpun dari sumber literatur primer maupun sekunder, kemudian dianalisis menggunakan model framing Robert N. Entman. Analisis ini mencakup empat dimensi utama, yaitu pendefinisian masalah, penelusuran penyebab, penilaian moral, serta tawaran solusi yang muncul dari kerangka teoritis keempat pemikir tersebut. Hasil kajian memperlihatkan bahwa teori mobilisasi dan repertoar aksi kolektif dari Tilly, konsep identitas kolektif dari Melucci, gagasan de-teritorialisasi agama oleh Roy, serta ide post-Islamisme yang diperkenalkan Bayat saling melengkapi dalam menjelaskan proses transformasi gerakan Islam yang semakin adaptif, pragmatis, dan bersifat transnasional. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa gerakan Islam perkotaan tidak hanya menjadi reaksi terhadap modernitas, tetapi juga merupakan upaya aktif dalam membangun makna, legitimasi, dan strategi sosial di tengah arus perubahan global. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengayaan kerangka teoritis mengenai gerakan sosial Islam, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi penguatan moderasi, pengembangan dialog lintas identitas, serta perumusan kebijakan publik yang lebih peka terhadap dinamika keagamaan kontemporer
Referensi
Addini, Agnia. 2019. “Fenomena Gerakan Hijrah Di Kalangan Pemuda Muslim Sebagai Mode Sosial.” Journal of Islamic Civilization 1 (2): 109–18. https://doi.org/10.33086/jic.v1i2.1313.
Akboğa, Sema. 2013. “Turkish Civil Society Divided by the Headscarf Ban.” Democratization 21 (4): 610–33. https://doi.org/10.1080/13510347.2012.751976.
Al-Hikami, Febi J., Dedi Ardiansyah, and Basuki Basuki. 2023. “Moderasi Beragama Dalam Kerajaan Islam: Memahami Multikulturalisme Dan Peradaban Islam.” Jurnal Inovasi Pendidikan 1 (3): 325–32. https://doi.org/10.60132/jip.v1i3.127.
Amin, Ali. 2018. “Alumni Pesantren Gontor Dan Jaringan Islam Global.” Journal of Islamic Education Policy 3 (2). https://doi.org/10.30984/j.v3i2.862.
Angretnowati, Yuseptia, and Meike L. Karolus. 2022. “Negara, Gerakan Islam Pasca-Fundamentalis Dan Masa Depan Demokrasi Di Indonesia: Kekuasaan Simbolik Dan Upaya Konsolidasi.” Politika Jurnal Ilmu Politik 13 (2): 369–93. https://doi.org/10.14710/politika.13.2.2022.369-393.
Arham, Rijal. 2023. “Eksplorasi Dinamika Islam, Radikalisme, Dan Demokrasi Dalam Masyarakat Kontemporer.” Journal of Islamic Education Studies 2 (1): 56–65. https://doi.org/10.58569/jies.v2i1.716.
Arrasyid, Muhammad H., Mohamad Al-Hakim, and Dhea F. Yusuf. 2023. “Dinamika Islam Kontemporer.” Aij 1 (2): 73–91. https://doi.org/10.31289/aij.v1i2.8605.
Darmalaksana, Wahyudin. 2020. “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka Dan Studi Lapangan.” Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung. https://digilib.uinsgd.ac.id/32855.
Darwis, Muhajir, Sazliana Sazliana, Maria Ulfa, Fetia Harsa, Muhammad A. Fauzan, and Rona Gusthio. 2024. “Islam Dan Dinamika Kajian Kontemporer.” Journal of Humanities Education Management Accounting And Trans 1 (2): 732–37. https://doi.org/10.57235/hemat.v1i2.2821.
Entman, Robert M. 1991. “Framing US Coverage of International.” Journal of Communication 41 (4): 52. https://www.academia.edu/download/68919923/00b7d52e6f05d2fc11000000.pdf.
Hakim, Lukman. 2024. “Dinamika Hijrah Di Indonesia: Dari Transformasi Spiritual Menuju Gerakan Sosial.” Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (Jsai) 5 (1): 13–33. https://doi.org/10.22373/jsai.v5i1.3993.
Hidayat, Fahri H. 2025. “Trikotomi Filsafat Pendidikan Islam Di Tengah Dinamika Lembaga Pendidikan Islam Kontemporer.” Tajdid Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan 9 (1): 1–15. https://doi.org/10.52266/tadjid.v9i1.4131.
Husna, Nurul. 2021. “Makna Dan Hakikat Wasathiyah.” Romeo Review of Multidisciplinary Education Culture and Pedagogy 1 (1): 87–102. https://doi.org/10.55047/romeo.v1i1.59.
Ismail, Salwa. 2000. “The Popular Movement Dimensions of Contemporary Militant Islamism: Socio-Spatial Determinants in the Cairo Urban Setting.” Comparative Studies in Society and History 42 (2): 363–93. https://doi.org/10.1017/s0010417500002504.
Khasri, Muhammad R. K. 2021. “Strukturasi Identitas Umat Beragama Dalam Perspektif Anthony Giddens.” Jurnal Sosiologi Agama 15 (1): 129. https://doi.org/10.14421/jsa.2021.151-08.
Malik, Abdul. 2023. “New Variants of Ultra-Conservative Islamic Schools in Indonesia: A Study on Islamic School Endeavor With Islamic Group Movement.” Power and Education 16 (1): 14–28. https://doi.org/10.1177/17577438231163042.
Niam, M. Fathun, Emma Rumahlewang, Hesti Umiyati, et al. 2024. Metode Penelitian Kualitatif. https://repository.penerbitwidina.com/id/publications/567869/metode-penelitian-kualitatif.
Nurhakim, Haditsa Q., and Izzudin Musthafa. 2024. “Filsafat Pendidikan Dan Teori Pendidikan Perspektif Ali Ahmad Madkur.” At-Tarbiyah Al-Mustamirrah Jurnal Pendidikan Islam 5 (2): 263. https://doi.org/10.31958/atjpi.v5i2.13650.
Setia, Paelani, and M T. Rahman. 2021. “Kekhilafahan Islam, Globalisasi Dan Gerilya Maya: Studi Kasus Hizbut Tahrir Indonesia.” Fikrah 9 (2): 241. https://doi.org/10.21043/fikrah.v9i2.11603.
Sufratman, Sufratman, and Kholid Karomi. 2023. “Tren Studi Agama Di Abad Ke-21: Sebuah Kajian Perspektif Muslim Progresif.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (Jireh) 5 (2): 232–46. https://doi.org/10.37364/jireh.v5i2.142.
Thein, Kyawt N. M., Kris Nugroho, and Siti Aminah. 2023. “Revolutionary Challenges of the Myanmar Generation Z Students and the Impact on the Rapidity of the 2021 Spring Revolution.” Jurnal Sosiologi Dialektika 18 (2): 124–35. https://doi.org/10.20473/jsd.v18i2.2023.124-135.
Wiranata, I M. A., and Hotman Siahaan. 2019. “Konstruksi Identitas Kolektif Warga Desa Adat Dalam Gerakan Tolak Reklamasi Teluk Benoa Di Bali.” Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) 9 (2): 407. https://doi.org/10.24843/jkb.2019.v09.i02.p07.
Yusuf, Muhammad. 2024. “Penggunaan Teknologi Augmented Reality Dalam Pembelajaran Tafsir Al-Qur’an Pada Lembaga Pendidikan Islam.” Academicus 3 (1): 1–7. https://doi.org/10.59373/academicus.v3i1.35.
Zuraidi, Evalina, Rosilawati Zainol, Yahaya Ahmad, and Ashfa Achmad. 2023. “Determinants of Spatial Planning for Urban Resilience in the Islamic Society Setting: A Case Study of Banda Aceh, Indonesia.” Planning Malaysia 21. https://doi.org/10.21837/pm.v21i29.1367.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 ALAMTARA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
