Distorsi Simbol Islam dalam Film Horor Thaghut: Analisis Semiotika atas Potensi Stereotip Negatif

Penulis

  • Vega Prastia Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung , Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung image/svg+xml
  • Abdul Syukur UIN Raden Intan Lampung, Bandar Lampung, Indonesia
  • Ade Nur Istiani UIN Raden Intan Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58518/alamtara.v10i1.4905

Kata Kunci:

Distortion, Islamic symbols, negative stereotype, semiotics, Thaghut

Abstrak

Distorsi simbol keagamaan dalam film horor Indonesia menjadi fenomena yang semakin marak, termasuk dalam film Thaghut yang menampilkan berbagai simbol Islam seperti salat, azan, kiblat, dan otoritas religius dalam narasi supranatural. Masalah komunikasi yang diangkat adalah bagaimana proses distorsi simbol Islam dalam film tersebut berpotensi membentuk stereotip negatif terhadap agama Islam di mata publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk distorsi simbol Islam dalam film Thaghut, mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos berdasarkan semiotika Roland Barthes, serta menjelaskan bagaimana distorsi tersebut berpotensi melahirkan stereotip negatif dari perspektif representasi Stuart Hall. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang difokuskan pada lima adegan utama yang memuat simbol-simbol keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol Islam mengalami distorsi makna secara sistematis: praktik salat direpresentasikan sebagai momen rentan terhadap kesurupan, azan digambarkan sebagai sumber penderitaan fisik, arah kiblat ditampilkan tidak stabil, dan otoritas keagamaan dikonstruksi sebagai figur yang dikultuskan dan manipulatif. Representasi-distorsi ini membangun mitos bahwa Islam identik dengan irasionalitas, ketidakstabilan spiritual, dan legitimasi praktik ekstrem, yang berpotensi memperkuat stereotip negatif terhadap umat Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film horor tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga medium produksi makna yang dapat mendistorsi simbol-simbol sakral. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengungkapan mekanisme distorsi simbol Islam dalam film horor Indonesia melalui pendekatan semiotika terintegrasi, serta memberikan kesadaran kritis bagi audiens dan regulator media

Biografi Penulis

  • Vega Prastia, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

    Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia.

  • Abdul Syukur, UIN Raden Intan Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

    Prof. Dr. H. Abdul Syukur, M.Ag

  • Ade Nur Istiani, UIN Raden Intan Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

    Ada Nur Istiani, M.I.Kom

Referensi

Auliya’, H., Azizah, A., Aulia, A., Dinana, R. A., Rahmawan, A. I., Zen, A., Maliki, A., & Syafi, I. (2025). Dinamika Islamopobhia Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam Di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Keagamaan), 3(2), 1.

Choirani Fajri, N. (2025). Ketakutan Dalam Iman: Analisis Semiotika Peirce Pada Film Horor-Religi. Prosiding Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya (KOLITA), 23(23), 1–3. https://doi.org/10.25170/kolita.v23i23.7164

Christopher yudha erlangga1, Mirza Ronda2, H. L. (2022). Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol.9 No.1 April 2022. Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol.9 No.1 April 2022, 9(1), 39–46.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds. ). (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE Publications.

Fadilla, S., Deni Putra, M., Rikarno, R., Maijar, A., & Fitri, D. (2024). Film Islami: Antara Spiritual dan Komersialisasi di Industri Film Indonesia. Journal of Religion and Film, 3(2), 65–74. https://doi.org/10.30631/jrf.v3i2.36

Gufroni, M. A. (2025). Komodifikasi Agama Islam dalam Film Thaghut. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Hall, S. (2013). Chapter One. The work of representation. Representation: Cultural Representations and Signifying Practices, 1–15.

Irfan, M., Azizah, N., & Al-qolam, U. (2025). Representasi penyimpangan agama dalam web series Bidaah. Alamtara: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 9(2), 404–430.

Mansoor, M. (2026). A Systematic Literature Review of Islamophobic Discourses in International Media : Trends and Stereotypes. 7(1), 48–59.

Nurchasanah, & Basit, A. (2025). Membangun Citra Muslim: Representasi dan Persepsi Masyarakat Muslim dalam Media Massa. Jurnal Media Informatika (JUMIN), 6(3), 2048–2055.

Nuswantoro, F. (2025). From mystique to muddle: Unresolved logic in Joko Anwar’s series. Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual, 18(1), 31–43. https://doi.org/https://doi.org/10.31937/ultimart.v18i1.4124

Peranginangin, I. F. D., Lubis, P. R., & Batubara, M. Q. (2025). Dinamika Media Massa dan Perubahan Sosial di Indonesia. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 9(2), 58. https://doi.org/10.30829/komunikologi.v9i2.26943

Putra, S. J. (2021). Representasi Islam Dalam Film Hollywood Java Heat. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 18(2), 239–252. https://doi.org/10.24002/jik.v18i2.3700

Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). Analisis Kritik Sosial pada Film Thaghut Karya Bobby Prasetyo (Kajian Sosiologi Sastra). Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 2, 306–312.

Salviana. (2009). Metodologi penelitian kualitatif. Unsyiah Press.

Sobur, A. (2013). Analisis teks media: Suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotika, dan analisis framing (Rev. ed.). Remaja Rosdakarya.

Sumbodo, Y. P., & Junna, M. Z. (2025). Konstruksi pesan dakwah tauhid dalam film horor religi Thaghut: Analisis semiotika Roland Barthes. Alamtara: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 9(2), 139–152.

Sumbodo, Y. P., & Junna, M. Z. (2025). Konstruksi Pesan Dakwah Tauhid dalam Film Horor Religi Thaghut : Analisis Semiotika Roland Barthes. 9(2), 139–152.

Ummah, S., & Nuraeni, R. (2024). Representasi Nilai Religi dalam Media Film Horor: Studi Persepsi Penonton pada Film Thaghut. Kuriositas: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 17(2), 181–194.

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Prastia, V., Syukur, A., & Nur Istiani, A. (2026). Distorsi Simbol Islam dalam Film Horor Thaghut: Analisis Semiotika atas Potensi Stereotip Negatif. ALAMTARA, 10(1), 93-108. https://doi.org/10.58518/alamtara.v10i1.4905

Artikel Serupa

1-10 dari 60

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.