Relevansi Iddah Dalam Praktik Sosial Masyarakat Muslim: Analisis Sosiologis Dan Keagamaan
DOI:
https://doi.org/10.58518/equality.v3i2.4590Keywords:
iddah, social practices, Muslim society, sociology of religion.Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pergeseran pemahaman dan pelaksanaan masa iddah dalam masyarakat Muslim yang dipengaruhi oleh kuatnya adat dan tradisi lokal, khususnya dalam praktik ritual kematian seperti selametan dan tahlilan. Fokus kajian diarahkan pada ketegangan antara ketentuan syariat Islam yang menekankan kehormatan perempuan, kejelasan nasab, dan masa pemulihan pascapernikahan dengan praktik budaya yang telah mengakar di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang diperkaya melalui observasi lapangan dan kajian literatur fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabaian masa iddah tidak semata-mata disebabkan oleh faktor individu, melainkan dipengaruhi oleh dominasi adat, tekanan sosial, serta pertimbangan ekonomi. Tradisi selametan sering kali lebih diprioritaskan dibandingkan kepatuhan terhadap ketentuan iddah, sehingga nilai syariat menjadi terpinggirkan. Penelitian ini menawarkan solusi integratif berupa penguatan edukasi fikih keluarga, peran aktif tokoh agama dan pemerintah desa, serta penyederhanaan tradisi agar selaras dengan ajaran Islam.
References
Al-Aqwal. A Review of Contemporary Islamic Legal Philosophy Towards the Orientation of Iddah Legislation, Al Aqwal: Journal of Islamic Legal Studies, IAIN FMP Papua, 2023, https://www.e-journal.iainfmpapua.ac.id/index.php/alaqwal/article/view/1037
Al-Ghazali, Ihya’ Ulumuddin, Jilid 3, Terj. Muhammad Hasyim, Jakarta: Pustaka Azzam, 2019, hlm. 214–217.
Al-Ghazali. (t.t.). Ihya’ Ulumuddin. Beirut: Dar al-Fikr.
Al-Jalalain, Imam Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi. (t.t.). Tafsir Jalalain. Kairo: Dar al-Hadits.
Al-Qardhawi, Y. (2018). Fiqh al-Usrah al-Muslimah. Kairo: Dar as-Syuruq.
Al-Qur’an al-Karim.
Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia (Jakarta: Kencana, 2016).
As-Syafi’i, Abu Syuja’. (t.t.). Fathul Qorib al-Mujib. Surabaya: Al-Hidayah.
Bukhari, Imam. (t.t.). Shahih al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Katsir.
Durkheim, E. (1995). The Elementary Forms of Religious Life. New York: Free Press.
(asal teori sosial dalam artikel Anda)
Fatimah, Siti. “Perubahan Peran Sosial Perempuan dalam Keluarga Muslim Indonesia.” Jurnal Sosiologi Islam 7, no. 2 (2021): 145–160.
Giddens, A. (1984). The Constitution of Society: Outline of the Theory of Structuration. Berkeley: University of California Press.
Hasanah, I. “Reaktualisasi Konsep Iddah dalam Konteks Kekinian.” Jurnal Studi Hukum Islam 12, no. 1 (2022): 45–56.
Husna, Nihayatul & Abu Bakar, M. Yunus. “Iddah dalam Bingkai Kajian Filsafat Ilmu.” Al-Mustaqbal: Jurnal Agama Islam 3, no. 1 (2025): 22–30.
Moghadam, Valentine M. Modernizing Women: Gender and Social Change in the Middle East. Boulder: Lynne Rienner Publishers, 2018.
Nur Aini, “Selametan Kematian dalam Perspektif Budaya dan Agama di Indonesia,” Jurnal Living Islam 14, no. 1 (2022): 45–60.
Rahmawati, Siti. “Religion, Identity and Solidarity: Emile Durkheim’s Perspective.” Jurnal Penelitian Agama 21, no. 1 (2024): 55–70.
Siti Marwah, “Strukturasi Identitas Umat Beragama dalam Perspektif Anthony Giddens,” Sosiologi Agama 12, no. 1 (2021).
Tirmidzi, Imam. (t.t.). Sunan at-Tirmidzi. Riyadh: Dar Salam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EQUALITY: Journal Of Gender, Child And Humanity Studies

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

