Analisis Konsep Ummatan Wasathan Perspektif Al-Qur’an: Implikasinya Bagi Profesi Pekerjaan Perempuan Di Era Globalisasi

Authors

  • Nurul Azizeh Institut Agama Islam Darul Falah Bondowoso, Indonesia
  • Khalil Imam Institut Agama Islam Darul Falah Bondowoso

DOI:

https://doi.org/10.58518/equality.v4i1.4937

Keywords:

ummatan wasathan; women’s profession; Qur’anic perspective; Islamic moderation; globalization

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep ummatan wasathan dalam perspektif Al-Qur’an serta implikasinya terhadap profesi pekerjaan perempuan di era globalisasi. Meningkatnya partisipasi perempuan Muslim di ruang publik menimbulkan berbagai perdebatan sosial dan keagamaan terkait peran gender, profesionalitas kerja, dan etika Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ummatan wasathan sebagai paradigma moderasi Qur’ani dalam memahami profesi perempuan di masyarakat modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui metode tafsir tematik (tafsir maudhu‘i) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan moderasi, tanggung jawab sosial, peran perempuan, dan etika kerja. Sumber primer penelitian meliputi Al-Qur’an serta kitab tafsir klasik dan kontemporer, sedangkan sumber sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan isu perempuan, globalisasi, dan moderasi Islam. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ummatan wasathan mengandung prinsip keseimbangan, keadilan, moderasi, dan inklusivitas dalam memandang keterlibatan perempuan di dunia kerja. Perspektif Al-Qur’an tidak melarang perempuan berprofesi di ruang publik selama tetap menjaga tanggung jawab moral, nilai spiritual, dan etika sosial. Dengan demikian, konsep ummatan wasathan dapat menjadi paradigma moderasi Islam dalam membangun relasi harmonis antara agama, gender, dan modernitas.

References

al Jumhuri, M. A., & Nitalia, P. M. (2024). Analisis Konsep Keadilan Dalam Perspektif Islam. Journal Kompilasi Hukum, 9(1), 105–110.

Al-Ghazali, Abu Hamid. Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, 2005.

Amalia, Y., Bashori, B., & Al Khanafi, M. I. S. (2025). Moderasi Beragama dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik terhadap Term Ummatan Wasathan. Al-Iklil: Jurnal Dirasah Al Qur’an Dan Tafsir, 3(1), 18–30.

Amir, S. M., Is, F., & Patika, J. (2022). Pemahaman Hadis Tentang Moderasi Beragama (Studi Takhrij Hadis). SHAHIH (Jurnal Kewahyuan Islam), 5(2), 39. https://doi.org/10.51900/shh.v5i2.14672

Aziz, A. (2025). MAKNA UMMATHAN WASATHAN DALAM MODERASI BERAGAMA DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR AL-KABIR KARYA IMAM ARRAZI DAN TAFSIR AL-MUNIR KARYA WAHBAH AZ-ZUHAILI (STUDY KOMPARATIF). UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

bin Bakir, N. T. B., Nafi’a, I., & Kodir, F. A. (2023). MODERASI BERAGAMA DALAM SURAT AL-BAQARAH AYAT 143 MENURUT QURAISH SHIHAB DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM. TANZHIMUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 125–131.

Creswell, John W. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2016.

Hisyam, M., & Pamungkas, C. (2016). Indonesia, globalisasi, dan global village. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Imran, Y. (2022). Implikasi Konsep Ummatan Wasathan Menurut M. Quraish Shihab Pada Pendidikan Agama Islam. Widyadewata, 4(2), 64–77. https://doi.org/10.47655/widyadewata.v4i2.53

Juli, V. N., Sari, B. P., Putriani, D., Oktanadia, D., & Ferdinan, R. H. (2025). Globalisasi Ekonomi dan Tantangannya terhadap Ekonomi Politik Islam 1-6 Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung , Indonesia interkoneksi dan ketergantungan antarbangsa dalam berbagai bidang , terutama dalam aspek. Globalisasi Ekonomi Dan Tantangannya Terhadap Ekonomi Politik Islam 1-6 Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung , Indonesia Interkoneksi Dan Ketergantungan Antarbangsa Dalam Berbagai Bidang , Terutama Dalam Aspek, 4, 74–82.

Kamali, Mohammad Hashim. The Middle Path of Moderation in Islam: The Qur’anic Principle of Wasatiyyah. Oxford: Oxford University Press, 2015.

Konseptual, A., Implementasi, M., & Wasathan, U. (2024). Mandarasa. 1(2).

Marwing, A. (2021). Perempuan Islam Dalam Berbagai Perspektif Politik, Pendidikan, Psikologi, Ekonomi, Sosial, Budaya. Bintang Pusaka Madani.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications, 2014.

Muchtar, M. (2013). “Ummatan Wasathan” Dalam Perspektif Tafsir Al-Tabariy. Jurnal Perspektif Ilmu-Ilmu Agama Kontemporer, 2(2), 113–129.

Munawar, A. (2024). Konsep Wasatiah Qur’ani Perspektif Tafsîr Mafâtîh Al-Gaib. Universitas PTIQ Jakarta.

Mutmainnah, A. (2024). Dinamika Konsep “Ummatan Wasathan”: Pendekatan Hermeunetika Ma’Na Cum Maghza Terhadap Qs. Al-Baqarah [2]:143. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(1), 102–116. https://doi.org/10.57163/almuhafidz.v4i1.93

Nasr, Seyyed Hossein. Islam: Religion, History, and Civilization. New York: HarperCollins, 2003.

Nuryansah, M., & Haq, M. I. (2022). Konsep Ummatan Wasathan dalam Perspektif Tafsir Nusantara (Tafsir An-Nur, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Misbah). Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits, 16(2), 269–296.

Rahmi, N. (2025). Multidimensi Konsep Kesalehan Perempuan dalam Al-Qur’an. Universitas PTIQ Jakarta.

Ramdhani, M. A., Sapdi, R. M., Zain, M., Rochman, A., Azis, I. A., Hayat, B., Bashri, Y., Munir, A., Anam, K., & Iksan, M. (2022). Moderasi beragama berlandaskan nilai-nilai Islam. Cendikia. Kemenag. Go. Id (Nd), Accessed March, 29.

Rasyidi, A. (2026). Moderasi Beragama dalam Islam sebagai Pendekatan Sosial untuk Membangun Harmoni Masyarakat Majemuk. Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 1(1), 29–45.

Ricka Handayani, M. M., Ega Putri Duana Manalu, M. M., Magdalena, M. A., Hasbi Anshori Hasibuan, M. M., Armansyah Lubis, M. M., & Nursaina Harahap, M. M. (2026). Indeks Kerukunan Umat Beragama Harmoni Sosial, Budaya, Dan Agama. Bypass.

Rizki, P. Z. A., & . M. (2025). Islam Wasathiyah dalam Bingkai Digital Guna Membangun Narasi Moderasi Beragama. Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 4(4), 585–596. https://doi.org/10.47233/jpst.v4i4.4001

Ropiah, S., & SH, M. (2025). Fiqih Ramah Wanita: Jalan Menuju Keadilan Gender dalam Islam. PT Penerbit Qriset Indonesia.

Royan, R. (2022). The REVITALIZATION OF RELIGIOUS MODERATION TO REALIZE THE CHARACTER OF MUSLIM UMMATAN WASATHAN IN THE ERA OF DIGITAL TRANSFORMATION. Annual International COnference on Islamic Education for Students, 1(1), 138–147. https://doi.org/10.18326/aicoies.v1i1.319

Said, M. M., Pratama, K. F., Hamzah, A. A., Dwijayanto, A., Setiawan, N., Husurur, F., Ya’kub, E. M., Zaman, M. M., Syayekti, E. I. D., & Lailiyah, W. K. (2024). Trajectory Visi Kemanusiaan Sarjana NU. Publica Indonesia Utama.

Shihab, M. Quraish. Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati, 2019.

Sulianta, F. (2025). Masyarakat digital: Tren, tantangan, dan perubahan di era teknologi. Feri Sulianta.

Supriyanto, F. S. (2024). Ummatan Wasatan Menurut Hamka dan Thabari (Studi Komparasi Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Thabari Terhadap Surat Al-Baqarah Ayat 143. Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu Ilmu Alqur’an, 5(2), 155–168.

Qardhawi, Yusuf. Fiqh al-Wasathiyyah al-Islamiyyah wa al-Tajdid. Kairo: Dar al-Syuruq, 2011.

Tamsyur, N. (2025). Kesalehan Individual dan Sosial dalam Berjilbab Perspektif Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsîr Al-Mishbâh. Universitas PTIQ Jakarta.

Tupamahu, M. K. (2021). Feminisme Karir Wanita Ambisius. Penerbit Qiara Media.

Wadud, Amina. Qur’an and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman’s Perspective. New York: Oxford University Press, 1999.

Published

2026-06-30

How to Cite

Azizeh, N., & Imam, K. (2026). Analisis Konsep Ummatan Wasathan Perspektif Al-Qur’an: Implikasinya Bagi Profesi Pekerjaan Perempuan Di Era Globalisasi. EQUALITY: Journal of Gender, Child, and Humanity Studies, 4(1), 58-65. https://doi.org/10.58518/equality.v4i1.4937