Musyawarah Berdaya Komunikasi Telaah surat al-Baqarah 233, surat Ali Imran 159, dan surat al-Syura 38

Main Article Content

Avif Alfiyah

Abstract

Artikel ini membahas peran penting musyawarah yang menitikberatkan dalam hal komunikasi. Penelitian ini menggali hubungan erat antara kualitas komunikasi interpersonal dan kelancaran musyawarah, dengan fokus pada bagaimana komunikasi yang terbuka, jujur, dan responsif dapat memfasilitasi proses pengambilan keputusan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kajian teks ayat al-Qur'an, artikel ini memberikan gambaran mengenai strategi komunikasi yang dapat meningkatkan efektivitas musyawarah. Berbagai faktor seperti kejelasan pesan, empati, dan kemampuan mendengarkan diidentifikasi sebagai elemen kunci dalam memperkuat komunikasi dan merangsang dialog yang konstruktif. Selain itu, peran fasilitator musyawarah dan keberagaman pendapat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keputusan kolektif juga ditelaah secara mendalam. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana interaksi komunikatif yang efektif dan musyawarah yang bijak dapat meningkatkan kualitas keputusan bersama di berbagai konteks, mulai dari tingkat organisasi hingga masyarakat luas. Melalui penerapan prinsip-prinsip ini, diharapkan mampu menciptakan budaya partisipatif yang mempromosikan kolaborasi, inovasi, dan keadilan dalam pengambilan keputusan kolektif.


 


This article discusses the important role of deliberation which focuses on communication. This research explores the close relationship between the quality of interpersonal communication and the smoothness of deliberations, with a focus on how open, honest and responsive communication can facilitate inclusive and sustainable decision-making processes. Through studying the text of Al-Qur'an verses, this article provides an overview of communication strategies that can increase the effectiveness of deliberations. Factors such as message clarity, empathy, and listening skills were identified as key elements in strengthening communication and stimulating constructive dialogue. In addition, the role of deliberation facilitators and diversity of opinion in creating an environment that supports collective decisions is also examined in depth. It is hoped that this article will provide in-depth insight into how effective communicative interaction and wise deliberation can improve the quality of collective decisions in various contexts, from the organizational level to the wider community. Through the application of these principles, it is hoped that we will be able to create a participatory culture that promotes collaboration, innovation and fairness in collective decision making.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Alfiyah, A. (2023). Musyawarah Berdaya Komunikasi: Telaah surat al-Baqarah 233, surat Ali Imran 159, dan surat al-Syura 38. Alamtara: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 7(2), 122 - 138. https://doi.org/10.58518/alamtara.v7i2.2273
Section
Articles

References

Alfiyah, Intihaul Khiyaroh dan Avif. 2022. Praktik Dakwah Islam di Media Digital dan Pengaruhnya, Alamtara; Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol.6 No.1. https://doi.org/10.58518/alamtara.v6i1.936
A.S, Hornby. 1995. Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English-Fifth Edition. London: New York: Oxford University Press.
Bilalai (al), Abdul Hamid. 1989. Fiqh al-Dakwah, Kuwait: Dar al-Dakwah.
Fathoni, Achmad. 2014. Konsep Syura menurut Yusuf al-Qardlawi, Skripsi Fakultas Syari’ah Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Hefni, Harjani dkk. 2003. Metode Dakwah, Jakarta: Kencana.
Imaroh, Muhammad. 1998. Perang Terminologi Islam Versus Barat, terj. Musthalah Mawfur, Jakarta: Robbani Press.
Indonesia, Departemen Agama Republik. 2007. Al-Qur’an dan Terjemahan. Jakarta: Media Insani Publishing.
Jannah, Miftahul. 2015. Kisah Musyawarah Ratu Saba’ dan Saudara Nabi Yusuf dalam al-Qur’an (Perspektif Teori Psikologi-Komunikasi), Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Khiyaroh, Avif Alfiyah dan Intihaul. 2022. Teori Mujadalah dalam al-Qur’an; Penerapan Metode Jidal (Debat) dalam Konsep Dakwah, Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol.06 No.02. https://doi.org/10.58518/alamtara.v6i2.1154
Marāgī (al), Aḥmad Muṣṭafā. 1962. Tafsīr al-Maraghi. Mesir: Muṣṭafā al-Babī al-Ḥalabī wa Aulāduh.
Munsyi, Abdul Kadir. 1981. Metode Diskusi Dalam Dakwah, Surabaya : Al-Ikhlas.
Nasional, Departemen Pendidikan. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Nursalim, Ahmad. 2014. Syura pada Masa Nabi Muhammad SAW di Madinah Tahun 622-632 M dan Aktualisasinya Pada Masa Kontemporer. Skripsi Fakultas Adab. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Riḍā, Sayyid Muḥammad Rasyīd. T.th. Tafsīr al-Qur’ān al-Ḥakīm, Mesir: Dār al-Ma‘ārif.
Rifa’i, Tsalis. 2015. Komunikasi dalam Musyawarah (Tinjauan Konsep Asyura dalam Islam). Malang: Universitas Muhammadiyah.
Rochmah, Nur. 2014. Analisis Pemikiran Muhammad Syahrur tentang Syura dan Demokrasi, Skripsi Fakultas Syari’ah. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Shihab, M. Quraish. 2000. Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an. Jakarta Lentera Hati.
Shihab, M. Quraish. 2014. Wawasan al-Qur’an: Tafsir Tematik atas Berbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan Pustaka.
Syahrul, Achmad. 2014. Penafsiran Hamka tentang Syura dalam Tafsir al-Azhar. Skripsi Fakultas Ushuluddin. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.