Peran Ekstrakurikuler Tari Bulus Tawun dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak
This study aims to analyze the role of the Bulus Tawun Dance extracurricular, a traditional dance from Ngawi, in developing self-confidence in early childhood. The research used a qualitative approach with a case study method at TK Dharma Wanita Rejomulyo 1, Karangjati, Ngawi. Data were collected through participatory observation of five children and in-depth interviews with the principal, accompanying teachers, and the dance creator. The findings reveal that children's participation in this dance extracurricular significantly developed both aspects of self-confidence: outer and inner. This development was not only marked by an increase in courage to perform (outer aspect) but also through the internalization of character values embedded in each dance movement, such as politeness, responsibility, and perseverance (inner aspect). The study concludes that the Bulus Tawun Dance serves as an effective medium. Its effectiveness lies not only in the simplicity of its easily imitated movements but especially in the integration of dance practice with the instillation of philosophical values through storytelling and habituation methods, which are appropriate for early childhood learning characteristics.
Agus , I Gusti Komang Aryaprasta dan Arie Rakhmat Riyadi. 2018. “Model Pembelajaran Tari Kreatif Untuk Meningkatkan Percaya Diri Anak Usia Taman Kanak-Kanak”, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1).
Aliyanti, Reni , Evi Selva Nirwana, Sinta Agusmiati, 2022. “Pengaruh Kegiatan Seni Tari Kreasi Terhadap Percaya Diri anak usia dini 5-6 Tahun di TK Al-Azhar di kota Bengkulu”, Jurnal Pendidikan Tematik, 3(2).
Anggito, Albi dan Johan Setiawan. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif,Jawa Barat: CV Jejak.
Ashar, D. S., & Pamungkas, J. (2023). Pembelajaran seni tari sebagai upaya peningkatan kepercayaan diri pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4038–4047.
Damayanti, N. K. A., Asril, N. M., & Wirabrata, D. G. F. (2023). Kegiatan seni tari kreasi terhadap kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 11(1), 100-108.
Hamzah Nur, Pengembangan sosial AUD, 2015. IAIN Pontianak Press.
Hazhari, A., & Arismaputri, A. L. (2020). Analisis kegiatan tari kreasi Bungong Jeumpa terhadap kepercayaan diri anak usia dini. Jurnal Ilmiah Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 9(1), 1-8.
Hidayah, N., Ulfah, M., & Syafrudin, U. (2021). Perkembangan anak usia dini: Tinjauan dari berbagai aspek. Prenada Media.
Irani, I., Adhani, D. N., & Yuniar, D. P. (2021). Kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler tari melalui tari karapan sapi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(2), 88-95.
Jaya , I Made Laut Merth.2020. Metode Penelitian Kuantitatif dan kualitatif, Yogyakarta : Anak Hebat Indonesia.
Jf Nurul Zahraini, Khadijah. Perkembangan Sosial AUD Teori dan Strateginya, 2021. CV Merdeka Kreasi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Standar nasional pendidikan anak usia dini. Kemendikbud.
Khadijah, K., & Zahraini, J. F. N. (2021). Perkembangan sosial AUD: Teori dan strateginya. CV Merdeka Kreasi.
Marwadani, Praktis Penelitian Kualitatif Teori Dasar dan Analisis Data Dalam Perspektif Kualitatif, 2020. Yogyakarta : CV Budi Utama.
Nugraha Ali, Yeni Rachmawati, Metode Pengembangan Sosial Emosional, 2015. Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Universitas Terbuka.
Ramdhan, T. W. (2025). METODE PENELIATIAN KUALITATIF: Teori, Teknik, dan Aplikasi. Press STAI Darul Hikmah Bangkalan, 1(1), 1-222.
Rena, K. S. (2020). Membentuk kepercayaan diri anak kelompok B melalui tari kreasi lilin di TK Islam Tunas Melati Yogyakarta [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Negeri Yogyakarta.
Renden, S. (2022). Peran kegiatan ekstrakurikuler seni tari dalam membangun kepercayaan diri siswa di SD Kristen Makale 2 Kabupaten Tana Toraja [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Bosowa.
Rukajat, Ajat 2018. Pendekatan Penelitian Kualitatif,Yogyakarta: CV Budi Utama.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D, 2019 . Bandung : Alfabeta.
Sujak, dan Zainal Aqib, 2022. Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Peserta Didik di Sekolah, Yogyakarta : Andi Yogyakarta.
Suprapti, Guru Pendamping, Wawancara.
Syaikhon, M., & Ramdhan, W. (2019). The implementation of character education early childhood In ra sabilul huda laban menganti gresik. Syaikhuna: Jurnal Pendidikan Dan Pranata Islam, 10(2), 158–167. https://doi.org/10.36835/syaikhuna.v10i2.3717
Toyyib, M., & Ramdhan, T. W. (2024). URGENSI PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI PADA ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA DI DESA TLAGAH. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 10813-10819.
Wahyuningtyas, D. P. (2020). Pembelajaran tari dalam kurikulum PAUD. Guepedia.
Wijayanti, Indah. Kepsek, Wawancara.
Yuniar, Dias Putri, Angga Fitriyono, Rif’atul Anita, Pendidikan Multikultural Seni Musik dan Tari Untuk Anak Usia Dini,2023. Madiun : CV. Bayfa Cendekia Indonesia.