Nilai-Nilai Pendidikan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dalam Tradisi Jawa

This research aims to identify and analyze the educational values of gender equality and women's empowerment in the Javanese tradition through a biblical-critical study. This qualitative research method analyzes various written sources such as traditional books, scientific articles, and local literature using thematic content analysis, critical interpretation with the lens of cultural feminism and Javanese emic perspectives, and cultural hermeneutics. The results of the study show that Javanese traditions contain the value of appreciation for the role of women in rituals, the representation of female figures as symbols of empowerment (agency, autonomy, leadership), as well as social values such as mutual cooperation, manners, and flexibility that have the potential to support the harmony of gender relations. The conclusion of the study confirms that the noble values in the Javanese tradition are relevant to be integrated in modern education through cultural recontextualization. The contribution of this research lies in the identification of specific values in the Javanese tradition that can enrich the local culture-based education curriculum that is gender-responsive.

How to Cite
Raikhan, R. (2025). Nilai-Nilai Pendidikan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dalam Tradisi Jawa. EQUALITY: Journal of Gender, Child, and Humanity Studies, 1(2), 72-84. https://doi.org/10.58518/equality.v1i2.3506

Raikhan Raikhan

Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Abidin, J. Z., Huriani, Y., Zulaiha, E., Uin, S., Gunung, D., & Bandung, I. ; (2023). Perempuan Berdaya: Memperkuat Peran Perempuan dalam Budaya Tradisional. Socio Politica, 13(2), 67–76. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/socio-politica

Ainia, D. K. (2021). Konsep Metafisika Dalam Falsafah Jawa Hamemayu Hayuning Bawana. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(2), 195–201. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i2.30591

Akmalia, R., Situmorang, M. S., Anggraini, A., Rafsanjani, A., Tanjung, A., & Hasibuan, E. E. (2023). Penerapan Pembelajaran Berbasis Budaya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMP Swasta Pahlawan Nasional. Jurnal Basicedu, 7(6), 3878–3885. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6373

Aliadi, Sri Murhayati, Z. (2024). Outcome Based Education: Inovasi dan Investigasi dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Indonesian Research Journal on Education, 4, 550–558.

Anista, R. (2023). Transformasi Kebudayaan: Dampak Perkembangan Teknologi dan Media Sosial. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(1), 33–40. https://doi.org/10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v1i1.6

Catur Sunu Wijayanto. (2024). Adat Istiadat Jawa. Pusat Literasi Dunia.

Ch, M. (2012). Rekonstruksi Kesetaraan Dan Keadilan Gender Dalam Konteks Sosial Budaya Dan Agama. Egalita, 1–22. https://doi.org/10.18860/egalita.v0i0.1910

Dadang Jaya. (2019). Gender and Feminism: A Research from the Perspective of Islamic Studies. 04(1), 19–41.

Dzulkifli, M. (2021). Konsistensi Tradisi Tahlilan dan Kenduri di Kampung Sapen Perspektif Fenomenologi Agama. Jurnal Pemikiran Dan Kebudayaan Islam, 30(1), 31–41.

Fanani, I. Y., Wakhidah, E. N., & Nabila, L. A. (2025). Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial dalam Membentuk Karakter Religius pada Anak Sekolah Luar Biasa di Jawa Tengah. 8(1), 44–54.

Firmansyah, M. R., & Zulyeno, B. (2024). Citra Perempuan Dalam Cerita Rakyat Timun Mas Dan Kaguyahime No Monogatari : Kajian Sastra Bandingan. 4(3), 624–638.

Gunawan Sumodiningrat ; Ari Wulandari. (2014). Pitutur Luhur Budaya Jawa : 1001 pitutur luhur untuk menjaga martabat dan kehormatan bangsa dengan NIlai NIlai Kearifan Lokal. Narasi.

Jehle, A. M. C., Groeneveld, M. G., van de Rozenberg, T. M., & Mesman, J. (2024). The hidden lessons in textbooks: Gender representation and stereotypes in European mathematics and language books. European Journal of Education, July, 1–19. https://doi.org/10.1111/ejed.12716

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Balai Pustaka.

Kristanto, A. (2020). Urgensi Kearifan Lokal Melalui Musik Gamelan Dalam Konteks Pendidikan Seni Di Era 4.0 the Urgency of Local Wisdom Through Gamelan Music in the Context of Art Education in Era 4.0. Musikolastika, 2(1), 51–58. http://musikolastika.ppj.unp.ac.id/index.php/musikolastikahttps://doi.org/10.7592/musikolastika.v2i1.37

Kurdi, M. S. (2023). Urgensitas Pendidikan Islam Bagi Identitas Budaya (Analisis Kritis Posisi Efektif Pendidikan Sebagai Pilar Evolusi Nilai, Norma, Dan Kesadaran Beragama Bagi Generasi Muda Muslim). IJRC: Indonesian Journal Religious Center, 01(03), 169–189.

Kurniawan, A. (2016). Sejarah Pendidikan Masyarakat Pesisir Nusantara. Tamaddun, 4(2), 93–110.

Miles, B. M. dan M. H. (1992). Analisis Data Kualitatif (Tjetjep Rohed (ed.)). Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nasikha, L., Hikmah, F. N., Cintya, D., & Irma, N. (2023). Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender Pada Tokoh. DIALEKTIKA Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(1), 113–124.

Nursaptini, N., Sobri, M., Sutisna, D., Syazali, M., & Widodo, A. (2020). Budaya Patriarki dan Akses Perempuan dalam Pendidikan. Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 12(2), 16–26. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v12i2.698

Parinussa, S., & Fridawati, F. W. (2022). Tata Krama Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana dalam Filosofis Jawa di Era Milenial. Jurnal Teologi Injili, 2(1), 32–44. https://doi.org/10.55626/jti.v2i1.15

Prihartini, Y., & Buska, W. (2019). Pembelajaran Berbasis Sosial Dan Budaya. Nazharat: Jurnal Kebudayaan, 25(2), 118–134. https://doi.org/10.30631/nazharat.v25i2.21

Purwanti, A. (2020). Kekerasan Berbasis Gender.

Rabbaniyah, S., & Salsabila, S. (2022). Patriarki Dalam Budaya Jawa; Membangun Perilaku Pembungkaman Diri Pada Perempuan Korban Seksual Dalam Kampus. Community : Pengawas Dinamika Sosial, 8(1), 113. https://doi.org/10.35308/jcpds.v8i1.4586

rejeki, K. S. (2019). Peranan Ratu Kalinyamat Dalam Perkembangan Kota Jepara (1549-1579). Sosio E-Kons, 11(2), 174–182.

Rossandy, A. N. B. (2016). Hakikat Hidup Manusia Dengan Sesamanya Dalam Tembang Macapat. Edu-Kata, 3(2), 189–196.

Saefullah, A. S. (2024). Ragam Penelitian Kualitatif Berbasis Kepustakaan Pada Studi Agama dan Keberagamaan dalam Islam. Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(4), 195–211. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i4.1428

Sagala, R. (2019). Perjuangan Kesetaraan Gender di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Wise;Pendidikan Indonesia. https://wiseedu.co.id/perjuangan-kesetaraan-gender-di-era-digital-tantangan-dan-peluang/

Sasmita, W. (2018). Tradisi Upacara Ritual Siraman Sedudo Sebagai Wujud Pelestarian Nilai-Nilai Sosial. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(2), 207. https://doi.org/10.17977/um019v3i2p207-214

Sudardi, B. (2023). Wanita-Wanita Hebat dalam Budaya Jawa. Universitas Sebelas Maret Surakarta. https://prabangkaranews.com/2024/08/prof-bani-sudardi-wanita-wanita-hebat-dalam-budaya-jawa/

Sumiarti.; Azka Miftahudin. (2018). Tradisi Adat Jawa Menggali Kearifan Lokal Tradisi Sedekah Bumi. Pustaka Ilmu.

UNESCO. (2020). A New Generation: 25 Years of Efforts for Gender Equality in Education.

Veritasia, M. E., Muthmainnah, A. N., & de-Lima-Santos, M. F. (2024). Gendered disinformation: a pernicious threat to equality in the Asia Pacific. Media Asia, 0(0), 1–9. https://doi.org/10.1080/01296612.2024.2367859

Wahyuningtyas, S., & Sarjanawiyata, U. (2023). Dimensi Gender dalam Cerita Rakyat Roro Jonggrang dan Roro Mendut Abstrak Pendahuluan. November.

Yohanes Boanergis, Jacob Daan Engel, D. S. (2019). TRADISI MITONI SEBAGAI PEREKAT SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT JAWA. Jurnal Ilmu Budaya, 16(1), 49–62.