Menafsir Ulang Relasi Gender Dalam Qs. An-Nisa’ (4):34 Aplikasi Pendekatan Hermeneutika Kritik Muhammad Arkoun

Artikel ini mengkaji ulang relasi gender dalam QS. An-Nisa’ (4):34 yang sering dijadikan legitimasi dominasi laki-laki dalam relasi rumah tangga, melalui pendekatan hermeneutika kritik Muhammad Arkoun. Ayat ini sering dijadikan dasar legitimasi relasi hierarkis antara laki-laki dan perempuan dalam tradisi Islam. Namun, penafsiran-penafsiran tersebut seringkali terjebak dalam konstruksi historis dan ideologis yang tidak sepenuhnya mencerminkan semangat keadilan Islam. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang mengkaji literatur-literatur, teori hermeneutika kritis, tafsir kontekstual, dan konstruksi sosial gender. Melalui kerangka Arkoun, artikel ini membongkar struktur pemikiran dan wacana dominan yang membentuk tafsir klasik, serta mengusulkan pembacaan alternatif yang lebih inklusif dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat tersebut memiliki potensi untuk ditafsirkan secara lebih egaliter dengan mempertimbangkan konteks sejarah dan sosial. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pendidikan Islam serta dapat memperkaya wacana keislaman yang inklusif dan berkeadilan gender.

How to Cite
Karomah, W. ., & Tri Wahyu Hidayati. (2025). Menafsir Ulang Relasi Gender Dalam Qs. An-Nisa’ (4):34 Aplikasi Pendekatan Hermeneutika Kritik Muhammad Arkoun. EQUALITY: Journal of Gender, Child, and Humanity Studies, 3(1), 66-85. https://doi.org/10.58518/equality.v3i1.3879

Wardatul Karomah

Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Tri Wahyu Hidayati

Universitas Islam Negeri Salatiga

Alfita, Yati. (2024). KDRT dan An-Nisa Ayat 34: Tafsir yang Berkeadilan. Tsaqofah. https://tsaqafah.id/kdrt-annisa-34-tafsir-yang-berkeadilan. 21 Oktober 2024.

Amina Wadud. (1999). Qur’an and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman’s Perspective. Oxford University Press.

Al-Husda, N. (2024). KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM PENAFSIRAN KH. HUSEIN MUHAMMAD TERHADAP QS. AL-NISĀ’ [4]: 34. Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies, 3(1), Article 1. https://doi.org/10.30984/mustafid.v3i1.780

Al-Quran. (2004). Al-Quran Surah An-Nisa’ Terjemahan dan Tafsir Bahasa Indonesia. https://quranweb.id/4/

Aprilianty, D. (2022, March 12). Hermeneutika Al-Quran Muhammad Arkoun. Tanwir.ID. https://tanwir.id/hermeneutika-al-quran-muhammad-arkoun/

Arkoun, M. (2012). Islam: To Reform or to Subvert? Saqi.

Arkoun, M., & Lee, R. D. (2019). Rethinking Islam: Common Questions, Uncommon Answers. Routledge.

Fakih, M. (2020). Analisis gender & transformasi sosial. Insist Press.

Fielding, S., Kwong, I., LMFT, Relationships, I. a P. S. in, love, intimacy, trauma, codependency, & Board, A. mental health L. about our R. (2025, March 11). How Do Gender Roles Affect Your Relationships? Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/understanding-gender-roles-and-their-effect-on-our-relationships-7499408

Gustianda, N. (2024). Menelusuri Pemahaman Patriarki Dalam Tafsir QS An-Nisa: 34 dan Impikasinya Terhadap Tren Penurunan Pernikahan di Indonesia. Jurnal Keislaman, 7(2), 521–533.

Hariyanto, I. (2018). HERMENEUTIKA AL-QUR’AN MUHAMMED ARKOUN. El-’Umdah, 1(2), Article 2. https://doi.org/10.20414/el-umdah.v1i2.549

Hayati, S. M. (2024a). Interpretasi QS. Al-Nisā’ [4]: 34 dalam Wacana Tafsir Feminis: Analisis Pemikiran Husein Muhammad. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 10(2), Article 2. https://doi.org/10.32495/nun.v10i2.842

Hayati, S. M. (2024b). Interpretasi QS. Al-Nisā’[4]: 34 dalam Wacana Tafsir Feminis: Analisis Pemikiran Husein Muhammad. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 10(2), 167–185.

Hayati, S. M. (2024c). Interpretasi QS. Al-Nisā’[4]: 34 dalam Wacana Tafsir Feminis: Analisis Pemikiran Husein Muhammad. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 10(2), 167–185.

Kasmawati. (2013). Gender dalam Perspektif Islam. Sipakalebbi, Volume 1 Nomor 1.

Katsir, T. I. (2015, May 2). Tafsir Ibnu Katsir: Tafsir Surat An-Nisa, ayat 34. http://www.ibnukatsironline.com/2015/05/tafsir-surat-nisa-ayat-34.html

link, G., Facebook, X, Pinterest, & Apps, O. (2015, May 2). Tafsir Surat An-Nisa, ayat 34. http://www.ibnukatsironline.com/2015/05/tafsir-surat-nisa-ayat-34.html

Ramadani, M. R. (2024). Kontekstualisasi Makna Nusyuz dalam QS. An-Nisa [4]: 34 sebagai Kritik Ideologi Kekerasan dalam Rumah Tangga: Analisis Semiologi Roland Barthes. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran Dan Tafsir, 4(2), 697–714.

RIdwan, M., & Mahmud, B. (2025). A Critical Analysis of Patriarchal Constructs in Ibn Kathir’s Exegesis of Gender-Related Qur’anic Verses. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 8(1), Article 1. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v8i1.3447

Rifqi, M. A., Sa’diyah, H., & Rifáh, S. (2024). Peran Perempuan Dalam Transformasi Manajemen Sumber Daya Insani. Equality Journal of Gender Child and Humanity, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.58518/equality.v2i2.3336

Rozaq, A. (2023). Qur’anic Hermeneutics and its Applications by Fazlur Rahman. International Journal of Islamicate Social Studies, 1(2), 121–131.

Saeed, A. (2016). Al-Quran Abad 21 Tafsir Kontekstual. Al-Mizan.

Saptari, R., & Holzner, B. M. (1997). Perempuan kerja dan perubahan sosial: Sebuah pengantar studi perempuan. Universitas Indonesia Library; Pustaka Utama Grafiti. https://lib.ui.ac.id

Sauda, L. (2024a, July 4). Penafsiran al-Qurtubi atas Surah an-Nisa Ayat 34. Tafsir Al Quran | Referensi Tafsir di Indonesia. https://tafsiralquran.id/penafsiran-al-qurtubi-atas-surah-an-nisa-ayat-34/

Sauda, L. (2024b, July 4). Penafsiran al-Qurtubi atas Surah an-Nisa Ayat 34. Tafsir Al Quran | Referensi Tafsir di Indonesia. https://tafsiralquran.id/penafsiran-al-qurtubi-atas-surah-an-nisa-ayat-34/

Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al Mishbah. http://archive.org/details/tafsir-al-mishbah-prof-dr.-m.-quraish-shihab-

Subki, M., Sugiarto, F., & Sumarlin. (2021). Penafsiran QS. Al-Hujurat [49] Ayat 13 Tentang Kesetaraan Gender Dalam Al-Qur’an Menurut Quraish Shihab dan Sayyid Quthb: Studi Komparatif Atas Tafsir al-Mishbah dan Tafsir Fi Zhilalal-Qur’an. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v4i1.634

Sugiono. (2016). Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandungha. https://www.researchgate.net/profile/Hery-Purnomo/publication/377469385_METODE_PENELITIAN_KUANTITATIF_KUALITATIF_DAN_RD/links/65a89006bf5b00662e196dde/METODE-PENELITIAN-KUANTITATIF-KUALITATIF-DAN-R-D.pdf

TV, M. (2025, April 21). Kemen PPPA Catat 5.949 Kasus Kekerasan Perempuan Hingga April 2025. https://www.metrotvnews.com/play/NQACY296-kemen-pppa-catat-5-949-kasus-kekerasan-perempuan-hingga-april-2025

Umar, N. (2006). Menimbang Hermeneutika Sebagai Manhaj Tafsir. Jurnal Studi Al-Qur’an, 1(1).

WHO. (2023). Gender and health. https://www.who.int/health-topics/gender

Yuberti, Y. (2015). Relasi Gender Dan Kekuasaan Dalam Islam Indonesia. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 15(2), 519–548. https://doi.org/10.24042/ajsk.v15i2.734