PENDIDIKAN ISLAM PESISIR DITINJAU DARI PENDEKATAN ANTROPOLOGI DAN BUDAYA

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika pendidikan Islam di wilayah pesisir melalui pendekatan antropologi dan budaya. Wilayah pesisir sebagai ruang interaksi multikultural memiliki karakteristik sosial dan budaya yang khas, yang secara langsung memengaruhi pola pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Pendekatan antropologi digunakan untuk memahami bagaimana nilai-nilai keislaman diinternalisasi dalam kehidupan masyarakat pesisir yang plural, sedangkan pendekatan budaya menyoroti proses adaptasi dan akulturasi ajaran Islam dengan tradisi lokal. Penelitian yang digunakan, yaitu penelitian kepustakaan yang berfokus pada analisis literatur. Dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer yang diambil dari literatur-literatur relevan mengenai fenomena pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pendidikan Islam. Data primer ini mencakup buku, artikel, jurnal, dan laporan-laporan yang membahas tentang implementasi pendidikan Islam dalam konteks sosial dan budaya di kawasan pesisir.. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinergi antara ajaran Islam dan budaya lokal yang menciptakan bentuk pendidikan yang kontekstual, inklusif, dan berakar pada kehidupan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan antropologi budaya dalam memahami dan mengembangkan model pendidikan Islam yang responsif terhadap keberagaman sosial dan budaya masyarakat pesisir.

Cara Mengutip
PENDIDIKAN ISLAM PESISIR DITINJAU DARI PENDEKATAN ANTROPOLOGI DAN BUDAYA. (2025). PASIR: Jurnal Pusat Studi Islam Pesisir, 1(2), 157-170. https://ejournal.iai-tabah.ac.id/index.php/pasir/article/view/4527

Ratih Kusuma Ningtias

Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan, Indonesia

Nafilatur Rohmah

Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan, Indonesia

Miftahuddin

Universitas Islam Negeri Salatiga

Afriana, W., Damanhuri, D. S., & Amanah, S. (2024). Empowerment to increase the human capital of female fishermen through non-formal education. International Journal of Science and Society, 6(2). http://ijsoc.goacademica.com

Afriansyah, A., Sukmayadi, T., & Dahlan, A. (2022). Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1), 33–46. https://journals2.ums.ac.id/index.php/sosial/index

(Catatan: Judul artikel tidak tercantum dalam sumber asli.)

Badi’ah, S., Ruslan, I., & Huzaimah, S. (2021). Islam and local culture: The practice of hippun tradition among the Lampungnese Muslims. KALAM, 15(1), 87–102. https://doi.org/10.24042/klm.v15i1.8464

Budiyanto, B., Rois, A. K., Arifin, S., & Chairani, F. A. C. (2025). The implementation of the Prophet Muhammad’s teaching methods in tarbawi hadiths: A study of Islamic educational values and their relevance to modern learning. Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature, 4(3), 330–338. https://doi.org/10.54012/jcell.v4i3.411

Fauzan, D. R., & Putra, R. A. (2024). Peran pendidikan Islam dalam membentuk kesadaran hukum syariah di masyarakat Muslim. Hidayah: Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah, 1(1), 8–10. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Hidayah/article/view/702

Fitria, A. D., Cucu, A., Sianturi, K., Salwa, F., Haridani, H., Manik, H. F., Khairani, K., et al. (n.d.). Perilaku dan sikap karakteristik serta ekonomi masyarakat pesisir di Dusun XIV Desa Percut. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i2.1011

Halim Tamuri, A., Rois, A. K., Arifin, S., & Chairani, F. A. C. (n.d.). Assistance for students to improve Islamic religious and economic education in Islamic boarding schools in Indonesia. International Journal of Community Service. https://ijcsnet.id

Jallow, A. S. (2023). The role of Islamic boarding school education in character formation (Perspective of Islamic psychology). Al Misykat: Journal of Islamic Psychology, 1(1), 63–72. https://doi.org/10.24269/almisykat.v1i1.6810

Lischka, J. A. (n.d.). Content analysis in the research field of corporate communication. https://doi.org/10.1007/978-3-658-36179-2_30

Firman, M. (2022). Islamic education and socio-cultural development in educational institutions. https://scispace.com/pdf/islamic-education-and-socio-cultural-development-in-34pz5ucb.pdf

Muchtarom, M. (2013). Islamic education in the context of Indonesia national education.

Mufid, F., Nugraha, A. R., Shobaruddin, D., & others. (n.d.). Islamic education and sustainable development: Bridging faith and global goals. IJSH, 1(3). https://dejournals.org/index.php/ijsh

Mwansa, B., Mwange, A., Matoka, W., & Chiseyeng, J. (2022). Research methodological choice: Explaining research designs; qualitative and quantitative sample size determination, sampling, data collection, and analysis techniques. Journal of Marketing and Consumer Research, 87, 55–71. https://doi.org/10.7176/jmcr/87-06

Nawi, M. A. M., Jamsari, E. A., Hamzah, M. I., Sulaiman, A., & Umar, A. (2012). The impact of globalization on current Islamic education. Australian Journal of Basic and Applied Sciences, 6(8), 74–78.

Raikhan, R. (2023). Pendidikan Islam sosiokultural sebagai strategi dalam mengikis erosi budaya di pesisir. GEEJ, 7(2), 133–149.

Siregar, M. I. (2018). Pendekatan antropologi dalam pendidikan Islam untuk merawat kemajemukan. Aceh Anthropological Journal, 2(1), 27–37. https://doi.org/10.29103/aaj.v2i1.1146

Uswatiyah, W. (n.d.). Transformasi manajemen pendidikan Islam di era globalisasi: Tantangan dan peluang. Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam. https://doi.org/10.17467/mk.v23i3.5714