Menangkal Ujaran Kebencian Digital melalui Etika Komunikasi Al-Qur'an: Telaah atas Q.S. al-Ḥujurāt (49): 11

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.58518/alfurqan.v9i1.4948

Kata Kunci:

Etika Komunikasi Qur'ani, Ujaran Kebencian Digital, Media Sosial, QS. al-Ḥujurāt (49), 11; Tafsir Tahlili

Abstrak

Maraknya ujaran kebencian digital, cyberbullying, pelabelan negatif, dan polarisasi berbasis identitas menunjukkan semakin mendalamnya krisis etika komunikasi di media sosial. Meskipun etika komunikasi Islam telah banyak dibahas, penelitian yang mengkaji bagaimana tafsir Al-Qur'an dapat menawarkan kerangka etis yang komprehensif untuk mengatasi persoalan komunikasi digital masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis QS. al-Ḥujurāt (49):11 untuk mengungkap prinsip-prinsip etika komunikasi Qur'ani serta menjelaskan relevansinya dalam menangkal ujaran kebencian di ruang digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan metode tafsir tahlili. Analisis dilakukan melalui kajian mufradāt, asbāb al-nuzūl, munāsabah, serta komparasi penafsiran mufasir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian mengidentifikasi lima prinsip utama etika komunikasi Qur'ani, yaitu penghormatan terhadap martabat manusia, muhasabah diri dan solidaritas sosial, pencegahan permusuhan timbal balik, pengendalian komunikasi berbasis kesadaran iman, serta penguatan ukhuwah dan toleransi. Kelima prinsip tersebut membentuk landasan normatif yang aplikatif dalam mencegah cyberbullying, gibah digital, ujaran kebencian berbasis identitas, pelabelan negatif, dan polarisasi sosial di media sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi Al-Qur'an dengan menunjukkan bahwa QS. al-Ḥujurāt (49):11 menawarkan kerangka etika komunikasi yang koheren untuk menangkal ujaran kebencian digital, sekaligus memperkuat dialog interdisipliner antara etika Qur'ani, komunikasi digital, dan kewargaan digital yang bertanggung jawab.

Referensi

Al-Isfahani, A.-R. (2009). Mufradāt alfāẓ al-Qur'ān. Dār al-Qalam.

As-Suyuti, J. al-D. (2016). Asbābun nuzūl (A. A. R. Hidayat, Ed.; M. M. Huda, Trans.). Insan Kamil.

Bagas Adhi Nugroho. (2024). Mengatasi ujaran kebencian dan cyberbullying di media sosial melalui pendekatan ulumul Qur'an untuk Generasi Z. Jurnal Ulumul Qur'an, 20, 15–30.

Brown, A. (2017). What is hate speech? Part 1: The myth of hate. Law and Philosophy, 36(4), 419–468. https://doi.org/10.1007/s10982-017-9297-1

Bunt, G. R. (2018). Hashtag Islam: How cyber-Islamic environments are transforming religious authority. University of North Carolina Press.

Burhanudin, B., & Rojali, A. R. (2022). Membangun harmoni kehidupan dengan etika komunikasi Islam. Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan, 26(1), 51–69. https://doi.org/10.15408/dakwah.v26i1.28835

Campbell, H. A. (2013). Digital religion: Understanding religious practice in new media worlds. Routledge.

Cinelli, M., Morales, G. D. F., Galeazzi, A., Quattrociocchi, W., & Starnini, M. (2021). The echo chamber effect on social media. Proceedings of the National Academy of Sciences, 118(9), Article e2023301118. https://doi.org/10.1073/pnas.2023301118

ElSherief, M., Kulkarni, V., Nguyen, D., Wang, W. Y., & Belding, E. (2018). Hate lingo: A target-based linguistic analysis of hate speech in social media. Proceedings of the International AAAI Conference on Web and Social Media, 12, 42–51. https://doi.org/10.1609/icwsm.v12i1.15041

Harjani Hefni. (2015). Komunikasi Islam. Prenadamedia Group.

Hefner, R. W. (2000). Civil Islam: Muslims and democratization in Indonesia. Princeton University Press.

Ibn 'Āsyūr. (2000). Al-Taḥrīr wa al-Tanwīr (Vol. 27). Dār al-Fikr.

Imanuddin, & Mursalim. (2024). Cyberbullying di media sosial dalam perspektif Al-Qur'an: Studi terhadap QS. Al-Hujurat ayat 11. IMEIJ, 5, 21–35.

Ismail Ibnu Katsir. (1999). Tafsir al-Qur'an al-'Aẓīm (Vol. 7). Mu'assasah al-Risalah.

Iwani, F. N., Abubakar, A., & Ilyas, H. (2024). Moralitas digital dalam pendidikan: Mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an di era teknologi. Journal of Instructional and Development Researches, 4(6), 551–565. https://doi.org/10.53621/jider.v4i6.419

Japendi, R. M., & Fauzi, N. W. A. (2024). Etika penggunaan media sosial dalam perspektif Al-Qur'an. Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial, 3, 125–138.

Jefriyanto Saud, & Dewanti, R. (2025). Hate speech communication patterns in social media: A case study on Instagram during the 2024 political year. International Journal of Integrative Sciences, 4(7), 1533–1548. https://doi.org/10.55927/ijis.v4i7.408

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Al-Qur'an Kemenag.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahan tematik. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.

Lexy J. Moleong. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Lim, M. (2017). Freedom to hate: Social media, algorithmic enclaves, and the rise of tribal nationalism in Indonesia. Critical Asian Studies, 49(3), 411–427. https://doi.org/10.1080/14672715.2017.1341188

Lubis, Y. M., & Kadri, W. N. (2024). Ujaran kebencian di era digital: Perspektif etika komunikasi Al-Qur'an dan solusinya. BUSYRO, 1, 1–15.

Misyailni Rafidawati. (2024). Etika komunikasi perspektif agama Islam. https://doi.org/10.47902/al-akmal.v3i6

P. Ayu, & Z. Eko. (2024). Bullying dalam perspektif QS. Al-Hujurat ayat 11 dengan netizen di media sosial. Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam, 11, 50–62.

Quraish Shihab. (2012). Tafsir al-Misbah. Lentera Hati.

Ribble, M. (2015). Digital citizenship in schools (3rd ed.). International Society for Technology in Education.

Saeed, A. (2013). Reading the Qur'an in the twenty-first century: A contextualist approach. Routledge.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-Misbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur'an (Vol. 12). Lentera Hati.

Siddiqi, M. (1997). Qur'anic ethics and social conduct. Islamic Foundation.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Survei Internet Indonesia 2024. (2024). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Susanto, L., Wijanarko, M. I., Pratama, P. A., Hong, T., Idris, I., Aji, A. F., & Wijaya, D. (2025). IndoToxic2024: A demographically-enriched dataset of hate speech and toxicity types for Indonesian language. arXiv.

United Nations. (2021). United Nations strategy and plan of action on hate speech. United Nations.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (2023). Addressing hate speech through education: A guide for policymakers. UNESCO.

Wahidah Suryani. (2017). Etika komunikasi dalam Islam. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 3(1), 1–15.

Zuailan. (2016). Metode tafsir taḥlīlī. Diya al-Afkar, 4(1), 59–86.

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

widiawati, Abubakar, A., & Damis, R. (2026). Menangkal Ujaran Kebencian Digital melalui Etika Komunikasi Al-Qur’an: Telaah atas Q.S. al-Ḥujurāt (49): 11. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 9(1), 147-161. https://doi.org/10.58518/alfurqan.v9i1.4948