Optimalisasi UMKM Melalui Digital Marketing Sebagai Sarana Branding Produk
DOI:
https://doi.org/10.58518/paritcipatory.v3i2.2953Keywords:
UMKM, Promosi,, Digital MarketingAbstract
Pemasaran produk UMKM di Desa Wonotengah belum cukup berkembang dengan baik. Mereka hanya mempromosikan produknya melalui cara tradisional, yakni menitipkan di beberapa toko-toko kelontong yang ada di desa hingga tingkat kecamatan saja. Masalah yang ditemukan pada lapangan bahwasanya mereka kurang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) di mana metode ini menekankan potensi dan sumber daya yang sudah dimiliki oleh suatu komunitas daripada berfokus pada kekurangan atau masalahnya. Hasilnya adalah berdasarkan observasi yang telah dilakukan di Desa Wonotengah, rata-rata UMKM masih belum mementingkan terkait dengan branding produk. Kegiatan pendampingan dimulai dari rebranding, pembuatan stiker dan logo produk, foto produk, list menu produk, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, dan pemasaran di media online. Pendampingan di lakukan pada UMKM K’food Bunda Heni serta Sakifa Tiga Putra yang masing-masing diberikan solusi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Inovasi branding produk UMKM, dapat meningkatkan citra pelaku UMKM di mata konsumen dan bisa menarik minat beli konsumen yang lain sehingga identitas produk UMKM dapat terbentuk lebih kuat dan dapat bersaing di pasar yang lebih luas lagi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License




