Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK

Authors

  • Ratih Kusuma Ningtias Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah, Lamongan
  • Wardatul Karomah
  • Nur Azizah

DOI:

https://doi.org/10.58518/participatory.v5i01.4572

Keywords:

pemberdayaan perempuan, partisipasi pembangunan, PKK, desa.

Abstract

Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak pendampingan pemberdayaan perempuan PKK dalam meningkatkan partisipasi mereka pada pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan perempuan sebagai subjek aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan lima perubahan utama, yaitu meningkatnya kapasitas individu perempuan, penguatan kelembagaan PKK, terbentuknya Kelompok Kerja Perempuan sebagai wadah partisipasi baru, terjadinya perubahan sosial-budaya terkait peran gender, serta terbangunnya kolaborasi kelembagaan antara perempuan dan pemerintah desa. Program pendampingan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif mampu mendorong transformasi sosial secara bertahap dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada terwujudnya tata kelola pembangunan desa yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

References

DAFTAR PUSTAKA

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Arif, M., et al. (2021). Gender inclusion in village development planning. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, Sinta 3.

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969.

Cornwall, A. (2008). Unpacking ‘Participation’: Models, meanings and practices. Community Development Journal, 43(3), 269–283. https://doi.org/10.1093/cdj/bsn010

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.

Hadi, S. (2017). Metodologi Penelitian Partisipatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ife, J., & Tesoriero, F. (2006). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation. Pearson Education Australia.

Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women’s empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464. https://doi.org/10.1111/1467-7660.00125

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa. Jakarta: Kemendagri.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2015). Buku Panduan Umum Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD). Jakarta: Kemendes PDTT.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Melbourne: Deakin University.

Ridgeway, C. L. (2011). Framed by Gender: How Gender Inequality Persists in the Modern World. Oxford: Oxford University Press.

Rowlands, J. (1997). Questioning empowerment: Working with women in Honduras. Oxfam.

Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Bandung: Refika Aditama.

Sumodiningrat, G. (1999). Pemberdayaan masyarakat dan jaring pengaman sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational and community levels of analysis. Handbook of Community Psychology

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Ratih Kusuma Ningtias, Karomah, W., & Nur Azizah. (2026). Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK. PARTICIPATORY: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(01), 1-11. https://doi.org/10.58518/participatory.v5i01.4572

Most read articles by the same author(s)