Representasi Nilai Kesabaran dalam Film Hati Suhita (2023): Analisis Isi Komunikasi Dakwah
DOI:
https://doi.org/10.58518/alamtara.v10i1.4703Kata Kunci:
Representasi, Komunikasi Dakwah, Nilai Kesabaran, Film Hati SuhitaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai kesabaran dalam film Hati Suhita (2023) melalui perspektif komunikasi dakwah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Fokus utama analisis adalah tokoh Alina Suhita, Gus Birru, dan Rengganis sebagai representasi dinamika nilai kesabaran dalam kehidupan rumah tangga dan sosial. Data dianalisis melalui adegan, dialog, ekspresi tokoh, dan simbol visual yang menampilkan nilai kesabaran. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk pesan dakwah, pola komunikasi Islam, serta makna nilai kesabaran yang muncul dalam narasi film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Hati Suhita merepresentasikan nilai kesabaran dalam tiga bentuk utama, yaitu kesabaran dalam menghadapi ujian rumah tangga, kesabaran dalam menjaga adab dan kehormatan, serta kesabaran dalam menata hati menuju kematangan spiritual. Komunikasi dakwah dalam film disampaikan secara persuasif dan humanis melalui pengalaman emosional tokoh utama dalam menghadapi konflik batin dan sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa film berpotensi menjadi sarana dakwah kultural dalam merepresentasikan nilai moral dan spiritual kepada masyarakat melalui narasi yang dekat dengan realitas sosial Muslim kontemporer
Referensi
Abdillah, A. (2018). Dakwah Kultural: Pendekatan Seni dalam Komunikasi Islam. Malang: UMM Press.
Al-Bayanuni, M. H. (2018). Ilmu Dakwah. Beirut: Dar al-Fikr.
Amin, A. (2013). Metode dan Strategi Dakwah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ardianto, E., & Erdinaya, A. (2019). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Arifin, M. (2019). Dakwah bil-Hal dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: UII Press.
Anis, K. (2020). Hati Suhita. Jakarta: Bentang Pustaka
Azzahra, N. (2023). Representasi Nilai Keislaman dalam Film Drama Indonesia Kontemporer. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 45–60.
Aziz, M. (2020). Prinsip Komunikasi Islam. Jakarta: Prenadamedia.
Bordwell, D., & Thompson, K. (2018). Film Art: An Introduction. New York: McGraw-Hill.
Effendy, O. U. (2021). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: Sage Publications.
Hasyim, S. (2020). Efektivitas Media Audio-Visual dalam Penyampaian Dakwah pada Generasi Milenial. Jurnal Komunikasi Islam, 14(2), 211–230.
Hidayat, A. (2023). Budaya Pesantren dan Identitas Perempuan dalam Film Indonesia. Jurnal Studi Budaya, 8(2), 101–118.
Krippendorff, K. (2015). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (2nd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Mulyadi, A. (2022). Representasi Dakwah Populer dalam Film Ayat-Ayat Cinta. Jurnal Komunikasi Islam, 7(2), 145–160.
McCroskey, J. (2016). An Introduction to Communication in the Classroom. New York: Pearson.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. (2020). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakary
Natsir, M. (2015). Fikih Dakwah. Jakarta: Gema Insani
Qamaruddin. (2018). Dakwah dan Perubahan Sosial. Jurnal Ilmu Dakwah, 5(1), 22–34.
Quraish Shihab, M. (2020. Wawasan Al-qur’an tentang Zikir dan Do’a. Jakarta: Lentera Hati
Rohman, M. (2023). Narasi Rumah Tangga Islami dalam Film Popular Indonesia. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 14(1), 77–93.
Sukayat, T. (2015). Komunikasi Dakwah: Teori dan Praktik. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Syafitri, L. (2021). Dakwah Visual dalam Film 99 Cahaya di Langit Eropa. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 12(1), 55–68.
Saiful, A., & Hasan, F. (2021). “Psychology of Self-Change in Islamic Perspective.” Jurnal Psikologi Islam, 8(2), 123–135.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahyudi, M. (2021). Nilai-Nilai Dakwah dalam Film Sang Kiai. Jurnal Komunikasi Islam, 5(2), 233–247.
Watie, E. (2016). Komunikasi Interpersonal dan Empati. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Yusuf, M. (2019). Akhlak dan Komunikasi Dakwah. Surabaya: UINSA Press.
Zuhairi, M. (2021). Media Film sebagai Sarana Dakwah Kontemporer. Jurnal Studi Islam dan Media, 3(1), 21–34.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 ALAMTARA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
