Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus: Tuna Grahita,Down Syndrom Dan Autisme

Main Article Content

Akhmad Syah Roni Amanullah

Abstract

penelitian ini berisikan pembahasan tentang anak berkebutuhan khusus (ABK) berisikan tentang identifikasi untuk mengetahui karakteristik ABK (tuna grahita, down syndrome dan autis), kiat pencegahan dan penangananya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara teoritis bahwa dalam buku-buku psikologi dan bimbingan dan konseling serta artikel-artikel psikologi anak berkebutuhan khusus dan artikel-artikel yang terdapat pada jurnal pendidikan anak usia dini terdapat berbagai hasil penelitian dan kajian yang menjelaskan tentang identifikasi, karakteristik serta kiat-kiat yang dapat digunakan untuk mencegah dan menangani anak yang masuk dalam kategori anak berkebutuhan khusus. Hasil-hasil penelitian tersebut dapat digunakan sebagai bahan bacaan, rujukan dan sebagai pedoman bagi guru dan terutama orangtua dalam memperaktikkan pola asuh terhadap anak-anaknya agar terhindar dari berkebutuhan khusus dan sebagai suatu solusi bagi penanganan anak ABK. Metode dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan terdapat banyak sekali macam-macam anak berkebutuhan khusus dengan segala bentuknya. Namun pada penelitian ini peneliti hanya fokus pada tiga jenis ABK berupa tuna grahita, down syndrome dan autis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat banyak faktor penyebab munculnya kebutuhan khusus pada anak dan terdapat beragam cara yang dapat digunakan sebagai langkah pencegahan serta penanganannya terhadap ABK.


Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Tuna Grahita, Down Syndrome, Autis.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Amanullah, A. S. R. (2022). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus: Tuna Grahita,Down Syndrom Dan Autisme. ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 1-14. Retrieved from https://ejournal.iai-tabah.ac.id/index.php/almurtaja/article/view/1793
Section
Articles

References

Agustin, I. (2019). Penerapan Identifikasi, Asesmen Dan Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusi. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, III(November), 72–80.
An-Nizzah, H. W. dkk. (2018). Mengenal Lebih Dekat Anak Berkebutuhan Khusus Dan Pendidikan Inklusif (pp. 1–75).
Atang Setiawan. (2012). Identifikasi dan Psikoterapi terhadap ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Kontemporer. Millah: Jurnal Studi Agama, 17(2), 297–317.
Berkebutuhan, A. (2014). KHUSUS ( ABK ) DI KELAS INKLUSIF DI SD PLUS DARUL ‘ ULUM JOMBANG Lilik Maftuhatin Universitas Pesant ren Tinggi Darul „ Ulum Jombang - Indonesia Pendahuluan Pendidikan merupakan pengalaman belajar seseorang sepanjang hidup yang dilakukan secara sadar untu. 5, 201–228.
Hidayah, N., Suyadi, Akbar, S. A., Yudana, A., Dewi, I., Puspitasari, I., Rohmadheny, P. S., Fakhruddiana, F., Wahyudi, & Wat, D. E. (2019). Pendidikan Inklusi dan Anak Berkebutuhan Khusus.
Ifikasi, I., & Revisi, A. B. K. (n.d.). MENGENAL ANAK.
Irvan, M. (2020). Urgensi Identifikasi dan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dini. Jurnal ORTOPEDAGOGIA, 6(2), 108. https://doi.org/10.17977/um031v6i22020p108-112
Psikologi anak berkebutuhan khusus. (n.d.).
Rahmitha. (2011). Orang Tua dengan Anak yang Berkebutuhan Khusus. 15–19. http://repositori.kemdikbud.go.id/589/1/33 ABK.pdf
Rohmadheny, P. S. (2016). Studi Kasus Anak Downsyndrome Case Study of Down Syndrome Child. Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education), 03(3), 67–76.
Slb, K. D. I. (n.d.). Strategi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di slb.
Suteja, J. (2014). Bentuk Dan Metode Terapi Terhadap Anak Autisme Akibat Bentukan Perilaku Sosial. Jurnal Edueksos, III(1), 119–133.