39 Documents on April, 2026
Reviewer Guidelines and Evaluation Criteria
Panduan dan Kriteria Evaluasi bagi Mitra Bestari
Mitra bestari Madinah: Jurnal Studi Islam diharapkan dapat mengevaluasi naskah secara objektif, konstruktif, serta sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal. Tanggung jawab etis mitra bestari, termasuk kerahasiaan, konflik kepentingan, objektivitas, dan pelanggaran publikasi, telah dijelaskan dalam bagian Etika Publikasi.
Mitra bestari diminta untuk menilai naskah berdasarkan kriteria berikut:
1. Relevansi dengan Ruang Lingkup Jurnal
Naskah harus relevan dengan fokus dan ruang lingkup jurnal dalam kajian Islam, meliputi pendidikan Islam, pemikiran Islam, hukum Islam, masyarakat Muslim, peradaban Islam, studi pesantren, komunitas Muslim pesisir dan pedalaman, serta isu-isu Islam kontemporer.
2. Orisinalitas dan Kontribusi
Naskah harus menyajikan gagasan, temuan, argumen, atau interpretasi yang orisinal. Mitra bestari harus menilai apakah naskah memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan pengetahuan dalam bidang studi Islam.
3. Integritas Akademik
Mitra bestari harus mempertimbangkan laporan kemiripan (similarity report) sebagai informasi pendukung. Naskah tidak boleh mengandung plagiarisme, publikasi duplikat, fabrikasi data, falsifikasi data, sitasi yang tidak tepat, kepenulisan tidak etis, atau bentuk pelanggaran akademik lainnya.
Indeks kemiripan harus berada dalam batas ambang yang ditentukan oleh jurnal. Namun, keputusan redaksional juga harus mempertimbangkan kualitas dan sifat kemiripan, bukan hanya persentase yang ditunjukkan dalam laporan kemiripan.
4. Judul
Judul harus mencerminkan topik utama, objek kajian, dan fokus naskah secara jelas, ringkas, dan akurat.
Untuk artikel penelitian lapangan, judul harus mencerminkan isu utama, objek penelitian, dan signifikansi penelitian.
Untuk artikel konseptual, judul harus secara jelas menunjukkan konsep utama, isu, atau objek analisis.
5. Abstrak
Abstrak harus ditulis dalam satu paragraf dan terdiri dari sekitar 150–300 kata. Abstrak harus merangkum secara jelas tujuan penelitian, metode atau pendekatan analisis, temuan utama, kebaruan, dan kontribusi naskah.
6. Pendahuluan
Pendahuluan harus memuat konteks umum penelitian, kajian penelitian terdahulu yang relevan, kesenjangan penelitian (research gap), masalah penelitian atau pertanyaan penelitian, tujuan penelitian, signifikansi, dan kontribusi penelitian.
Mitra bestari harus menilai apakah pendahuluan menjelaskan secara jelas mengapa penelitian ini penting dan bagaimana kontribusinya terhadap bidang studi Islam.
7. Metode
Untuk artikel penelitian lapangan, bagian metode harus menjelaskan secara jelas desain penelitian, partisipan atau subjek penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, instrumen, dan metode analisis data.
Untuk artikel konseptual, bagian metode harus menjelaskan pendekatan analisis, sumber data, dan teknik analisis, seperti analisis isi, analisis wacana, analisis historis, analisis teks, atau pendekatan relevan lainnya.
Bagian metode harus menunjukkan proses penelitian yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
8. Hasil dan Pembahasan
Temuan harus disajikan secara logis, jelas, dan sistematis. Pembahasan harus menafsirkan temuan, menjawab pertanyaan penelitian, serta menghubungkan hasil dengan teori dan penelitian terdahulu yang relevan.
Mitra bestari harus menilai apakah pembahasan mendukung, membandingkan, atau mempertentangkan temuan dengan literatur ilmiah yang bereputasi.
9. Kesimpulan
Kesimpulan harus merangkum temuan utama dan menjawab secara langsung pertanyaan atau tujuan penelitian. Kesimpulan juga harus menyajikan implikasi penelitian dan, jika sesuai, saran untuk penelitian selanjutnya.
10. Referensi dan Sitasi
Referensi dan sitasi harus mengikuti gaya sitasi yang diwajibkan oleh jurnal, yaitu Turabian/Chicago edisi ke-17.
Mitra bestari harus menilai apakah referensi relevan, terkini, bereputasi, dan disitasi dengan benar. Semua sumber yang disitasi dalam teks harus muncul dalam daftar pustaka, dan semua entri dalam daftar pustaka harus disitasi dalam naskah.
Untuk kajian empiris dan kontemporer, penulis dianjurkan untuk menggunakan artikel terbaru dari jurnal bereputasi atau terindeks. Untuk naskah konseptual, historis, atau kajian Islam, buku-buku relevan, teks klasik, sumber primer, dan referensi otoritatif juga dapat digunakan apabila sesuai.
11. Bahasa dan Pemformatan
Naskah harus ditulis secara jelas, runtut, dan akademik. Mitra bestari harus mengidentifikasi masalah utama terkait tata bahasa, ejaan, struktur kalimat, terminologi, dan keterbacaan apabila hal tersebut mempengaruhi kualitas naskah.
Naskah juga harus mengikuti templat jurnal, termasuk ukuran kertas, margin, jenis huruf, spasi, gaya sitasi, format tabel, peletakan gambar, dan persyaratan teknis lainnya yang tercantum dalam Panduan Penulis.
12. Rekomendasi Mitra Bestari
Berdasarkan evaluasi tersebut, mitra bestari dapat memberikan salah satu rekomendasi berikut:
-
Diterima (Accepted)
-
Diterima dengan revisi minor (Accepted with minor revisions)
-
Diterima dengan revisi mayor (Accepted with major revisions)
-
Perlu pengiriman ulang (Resubmission required)
-
Ditolak (Rejected)
Keputusan akhir mengenai penerimaan atau penolakan naskah dibuat oleh Pemimpin Redaksi berdasarkan rekomendasi mitra bestari, penilaian redaksional, serta kepatuhan naskah terhadap standar jurnal.


2.png)








