Metode Dakwah Masjid Darussalam Kota Wisata dalam Memberdayakan Masyarakat Sekitar

Penulis

  • Abdul Hamid Universitas Islam As Syafiiyah
  • Rahmat Hidayat
  • Ali An Sun Geun

DOI:

https://doi.org/10.58518/alamtara.v10i1.4933

Kata Kunci:

da'wah, mosque, community empowerment, bil hal da'wah, Islamic communication

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode dakwah yang diterapkan oleh Masjid Darussalam Kota Wisata dalam memberdayakan masyarakat sekitar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat di tengah masyarakat perkotaan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pengurus masjid, ustaz, pengelola kegiatan sosial, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Darussalam Kota Wisata menerapkan metode dakwah bil lisan melalui kajian dan pembinaan keagamaan, dakwah bil hal melalui kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pembinaan pendidikan bagi generasi muda melalui TPQ dan kegiatan remaja masjid. Metode dakwah yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat hubungan sosial, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar masjid. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian komunikasi dan penyiaran Islam, khususnya mengenai dakwah berbasis pemberdayaan masyarakat di lingkungan masjid modern.

Referensi

Ahmad, A. (1993). Dakwah Islam dan perubahan sosial: Suatu kerangka pendekatan dan permasalahan. Yogyakarta: Bina Putra.

Ahmadi, M., & Gunarti, T. T. (2024). Pola Komunikasi Dakwah Inklusif Untuk Masyarakat Multikultural: Perspektif Manajemen Dakwah Modern. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 20(02), 287–304. https://doi.org/10.33754/miyah.v20i02.1339

Antaranews.com. (2020, July 8). Azyumardi: Jadikan masjid sebagai pusat peradaban. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/1598178/azyumardi-jadikan-masjid-sebagai-pusat-peradaban

Aziz, M. A. (2024). Ilmu Dakwah edisi revisi. Prenada Media.

Hafidhuddin, D. (1998). Dakwah aktual. Gema Insani.

Heriyudanta, M. (2016). Modernisasi Pendidikan Pesantren Perspektif Azyumardi Azra. MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 8(1), 145–172. https://doi.org/10.18326/mdr.v8i1.145-172

Iman, A. K., & Muhid, A. (2025). Dakwah Berbasis Komunitas: Mengoptimalkan Fungsi Masjid sebagai Pusat Pembinaan Gen-Z: Community-Based Preaching: Optimizing the Function of Mosques as Gen-Z Development Centers. QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah, 6(1), 235–252.

Mulyasa, H. E. (2022). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Munir, M. (2021). Manajemen dakwah. Prenada Media.

Shobirin, M., Rosyadi, R. N., & Sari, E. F. (2025). Tantangan Dan Problematika Masyarakat Modern. Cahya Ghani Recovery.

Sugari, D., & Hilalludin, H. (2026). Optimalisasi Fungsi Masjid Sebagai Pusat Ibadah, Pendidikan, dan Sosial Masyarakat Melalui Program Pengabdian di Masjid Al-Muttaqin Semin, Gunungkidul. Iqomah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(01), 50–63.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Hamid, A., Hidayat, R., & Sun Geun, A. A. (2026). Metode Dakwah Masjid Darussalam Kota Wisata dalam Memberdayakan Masyarakat Sekitar. ALAMTARA, 10(1), 157-165. https://doi.org/10.58518/alamtara.v10i1.4933

Artikel Serupa

21-30 dari 136

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.