dari Pelecehan Menjadi Stigma: Normalisasi Kekerasan Patriarki dalam 'Women from Rote Island'
DOI:
https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4232Kata Kunci:
Representasi Patriarki, Gender Equality, Political, Women., Pesan Moral, Semiotika Roland BarthesAbstrak
Penelitian ini mengkaji representasi budaya patriarki dalam film Women from Rote Island dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis semiotika Roland Barthes. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk menelusuri makna simbolik, nilai budaya, dan ideologi gender yang terkandung dalam teks audio-visual. Data primer berupa film Women from Rote Island dianalisis melalui elemen dialog, gesture, ekspresi wajah, kostum, setting, properti, sinematografi, dan alur cerita. Data sekunder meliputi buku, jurnal, ulasan film, serta literatur tentang semiotika, gender, dan media. Data dikumpulkan melalui observasi dokumenter (penayangan film berulang, transkrip dialog, dan tangkapan layar adegan relevan) serta studi pustaka. Analisis dilakukan dengan tiga tahapan Barthes: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patriarki bekerja melalui pelecehan, objektifikasi, stigma, dan pembiaran sosial yang menormalisasi kekerasan dan menyalahkan perempuan (victim blaming). Film ini menegaskan kritik moral berupa: hentikan victim blaming, tafsirkan adat sebagai pelindung martabat, bangun maskulinitas empatik, ciptakan ruang publik yang aman, bongkar stigma sebagai alat pembungkaman, serta pastikan negara dan aparat berpihak pada korban. Dengan demikian, film Women from Rote Island tidak hanya membuka luka patriarki, tetapi juga menyuarakan etika perlindungan dan ajakan membangun budaya yang adil dan setara bagi perempuan.
Referensi
Apriliandra, S., & Krisnani, H. (2021). Perilaku Diskriminatif Pada Perempuan Akibat Kuatnya Budaya Patriarki Di Indonesia Ditinjau Dari Perspektif Konflik. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(1), 1.
Asti, G. K., Febriana, P., & Aesthetika, N. M. (2021). Representasi Pelecehan Seksual Perempuan dalam Film. Komuniti : Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi, 13(1), 79–87.
Dasmarlitha, L., Tayo, Y., & Singaperbangsa Karawang, U. (2023). Representasi Budaya Patriarki Dalam Film Yuni: Analisis Semiotika Roland Barthes. MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 62–72.
Febriyani, H., & Yulianti, E. (2023). Representasi Budaya Patriarki Dalam Film “Ngeri-Ngeri Sedap”: Kajian Semiotika Rolland Barthes. Jurnal Sinestesia, 13(2), 1143–1158.
Fitriani, S., Dana, T. R., Sari, P., Putri, T. N., & Sa’diyah, H. (2025). Kepribadian Kolektif: Kebudayaan Membentuk Pola Berpikir. Journal of Education and Culture, 5(2), 1–7.
Halizah, L. R., & Faralita, E. (2023). Budaya patriarki dan kesetaraan gender. Wasaka Hukum, 11(1), 19–32.
Handayani, Arsoniadi, & Sholihah. (2023). Perempuan dalam Belenggu Patriarki. Penerbit NEM.
Hidayah, N. (2023). Meretas Belenggu Patriarki dengan Berpendidikan. CV Jejak (Jejak Publisher).
Ikhwanudin, M. (2023). Penerapan Kesetaraan Gender dalam Sistem Pembagian Waris Berdasarkan Hukum Islam di Indonesia. Syntax Idea, 5(10), 1734–1745. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i10.2756
Kunci, K., & Dui, M. (2024). Adat Bugis Mappatekka Dui’ Menurut Pandangan Hukum Islam. Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, Dan Pengembangan, 2(1).
Lukman, L., Moonti, R. M., Kadir, Y., & Kasim, M. A. (2025). Analisis Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga. Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik Dan Humaniora, 2(2), 229–245.
Nur, H. (2021). Good Boys Doing Feminism: Maskulinitas dan Masa Depan Laki-Laki Baru. EA Books.
Ponto, R. A. J., Tampake, T., & Lauterboom, M. (2024). Studi Histori-Feminis Di Zaman Kolonial: Domestifikasi Sebagai Resistensi Perempuan Minahasa. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 7(2), 353–367.
Riyanto, A. A., Ariyanto, D. S. A. P., Ibnasya, P., Falah, R. A., Rahmadina, S. S., Awalia, V. N., & Supriyadi, T. (2025). Internalisasi Patriarki dan Dampaknya Terhadap Harga Diri Seorang Perempuan. Scientific Journal of Social Humanities, 3(1), 1–14.
Salfa, H. N. (2023). Peran Sosial Perempuan dalam Masyarakat dan Implikasinya terhadap Penempatan Perempuan Anggota Legislatif Pada Komisi-Komisi di DPR RI Periode 2019-2024 [Women’s Social Role in Society and Its Implication to The Division of Job of Women’s MP]. Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri Dan Hubungan Internasional, 13(2), 162–181.
Saniria Benu, & Andrian Wira Syahputra. (2025). Teori Feminisme: Peran Perempuan Yang Bekerja Keras Dalam Keluarga di Era Modern. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 301–320.
Sari, I. P., & Rusliawati, E. (2023). Eksploitasi Perempuan sebagai Komoditas dalam Novel Jatisaba Karya Ramayda Akmal. MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya), 1(2), 23–35.
Syah, Y. H. H., & Huriani, Y. (2023). Islam dan Gender: Semangat Dasar Ajaran Islam dan Keadilan Gender. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(2), 207–218. https://doi.org/10.15575/jis.v3i2.25387
Syahputra, D. D., Bangun, M. B., & Handayani, S. M. (2023). Budaya Patriarki Dan Ketidaksetaraan Gender Dalam Pendidikan Di Desa Bontoraja, Kabupaten Bulukumba. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 6(2), 608–616.
Wulan, N. (2024). Norma Maskulinitas pada Masa Orde Baru - Membaca Sastra Anak dan Remaja Indonesia dalam Perspektif Kajian Maskulinitas. Airlangga University Press.
You, Y. (2021a). Dominasi Patriarki dan Kekerasan atas Perempuan Hubula Suku Dani: Model Laki-Laki baru Masyarakat Hubula Suku Dani. Nusamedia.
You, Y. (2021b). Patriarki, Ketidakadilan Gender, dan Kekerasan atas Perempuan: Model Laki-Laki baru Masyarakat Hubula Suku Dani. Nusamedia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 ALAMTARA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

