Integrative Instructional Design Model to Foster Values of Moderation and Social Transformation in Islamic Religious Education
This study aims to formulate a design for Islamic Religious Education (IRE) that is pluralistic, inclusive, and humanistic grounded in values and the direction of educational reform in response to the challenges posed by socio-religious diversity in Indonesia. Employing a descriptive qualitative approach through a literature study, this research analyzes a wide range of academic sources and relevant IRE teaching practices. The main findings reveal that a responsive IRE instructional design that acknowledges interpretive pluralism, accommodates learners from diverse backgrounds, and upholds human values is an urgent necessity in a multicultural era. The proposed model emphasizes the integration of three core approaches: (1) pluralistic by presenting differences among Islamic schools of thought and facilitating interfaith dialogue; (2) inclusive by accommodating identity diversity and special needs among students; and (3) humanistic by reinforcing the values of rahmah (compassion), ‘adl (justice), and empathy through reflective and experiential learning. The novelty of this research lies in its formulation of an instructional design that simultaneously and integrally incorporates all three approaches, in contrast to previous studies that tend to treat them in isolation. This study contributes not only by offering a more contextual and applicable curricular framework but also by recommending pedagogical strategies that position IRE as an agent of moderation and social transformation. The model is expected to serve as a reference for developing educational policies and practices in Islamic education that are adaptive to contemporary dynamics and uphold humanitarian values.
Abdurrohman, Abdurrohman, dan Huldiya Syamsiar. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Model Keberagamaan Inklusif untuk Mencegah Radikalisme Beragama Dikalangan Siswa SMA.” Fenomena 9, no. 1 (2017): 105.
Afriani, Dwi Tika. “Peningkatan Keterampilan Digital Guru.” In Inovasi Pembelajarana dan Pendidikan Teknologi untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan, diedit oleh Akhsanul In’am Husamah, 5–24. Yogyakarta: CV. Bildung Nusantara, 2017. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf.
Ainu Ningrum, Nila. “Strategi Pembelajaran pada Anak Berkebutuhan Khusus dalam Pendidikan Inklusi.” Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences 3, no. 2 (2022): 181–196. https://www.researchgate.net/publication/366327676_Strategi_Pembelajaran_pada_Anak_Berkebutuhan_Khusus_dalam_Pendidikan_Inklusi.
Azhar, Ihsan Satrya. “Pendekatan-Pendekatan Perbandingan Mazhab Fikih Islam dari Zaman Klasik Sampai Modern.” Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 1 (2018): 1–20. https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tazkiya/article/viewFile/261/245.
Azhar, Sophia. “PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Transformasi Potensialitas ke Aktualitas).” Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan 1, no. 1 (2017): 96–104.
Bassar, Agus Samsul, Uus Ruswandi, dan Mohamad Erihadiana. “Pendidikan Islam: Peluang dan Tantangan di Era Global dan Multikultural.” J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 8, no. 1 (2021): 63–75.
Basyir, Kunawi. “Perjumpaan Agama dan Budaya: Melacak Konsep dan Gerakan Radikalisme Islam di Indonesia.” Kalam 11, no. 2 (2017): 299–328.
Daheri, Mirzon, Nur Kholis, Ilham Syah, Muhammadong, dan Jenuri. “Transformasi Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Mahasiswa Generasi Alpha.” Jurnal Pendidikan dan Konseling 5, no. 2 (2023): 989–995.
Faozan, Ahmad. Wacana Intoleransi dan Radikalisme dalam Buku Teks Pendidikan Agama Islam. Banjarsari: A-Empat, 2022.
Fatieh, Andrian. “Kurikulum yang Terlalu Fokus pada Hafalan: Menghambat Pemahaman dan Masa Depan Pembelajaran.” Baca Prodigitalindo. Last modified 2024. Diakses April 10, 2025. https://baca.prodigitalindo.id/kurikulum-terlalu-fokus-pada-hafalan-bukan-pemahaman/.
Habibi, Moh. Mizan. “Corak Pendidikan Islam Inklusif.” El-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 1 (2017): 35–48.
Hakim, Luqman, Abdul Bar Mursyid, AW Thobibi Bahja, dan Ali Masud. “Pengarusutamaan Paradigma Inklusif Dalam Ekosistem Pendidikan Islam Di Tengah Gejala Intoleransi Pelajar Muslim.” Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam 15, no. 2 (2023): 291–303.
Huda, Sholihul. “Keluarga Multikultural: Pola Relasi Keluarga Kawin Beda Agama di Balun Lamongan.” Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama 4, no. 1 (2018): 1–25. https://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Ah/article/view/2306.
Jones, S A. “Two Dogmas of Enlightenment Scholarship.” Pluralizing Philosophy’s Past: New Reflections in the History of Philosophy, 2023. https://www.scopus.com/inward/record.uri?partnerID=HzOxMe3b&scp=85186967058&origin=inward.
Larassati, Minten Ayu. “Pendekatan Inklusif Dalam Pendidikan Agama Islam.” KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science 2, no. 1 (2020): 64–67.
Mashudi. “Pembelajaran Modern: Membekali Peserta Didik Keterampilan Abad Ke-21.” Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) 4, no. 1 (2021): 93–114.
Maulida, Ana, dan Rini Rahman. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanggulangi Kenakalan Peserta Didik.” An-Nuha: Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 1 (2022): 14–28.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3 ed. Los Angeles: Sage publications, 2014.
Nasution, Juni Erpida. “Analisis Filosofis Materi Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Madrasah dalam Konteks Moderasi Beragama.” UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 2024. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0098847207000871.
Novayani, Irma. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Multikultural.” Tadris 3, no. 2 (2017): 236–250. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Tadrib/article/view/1795.
Nugroho, Muhammad Aji, dan Khoiriyatun Ni’mah. “Konsep Pendidikan Islam Berwawasan Kerukunan pada Masyarakat Multikultural.” Millah: Journal of Religious Studies 17, no. 2 (2018): 337–378. https://journal.uii.ac.id/Millah/article/view/10992.
Nur’aeni, Enok Tati Herni Herawati, dan Ferianto. “Implementasi Pendekatan Humanistik pada Materi Pendidikan Agama Islam Melalui Kurikulum Merdeka di SDN Sukaraja I.” Journal of Comprehensive Science 3, no. 5 (2024): 37–48. https://www.researchgate.net/publication/382116416_Implementasi_Pendekatan_Humanistik_Pada_Materi_Pendidikan_Agama_Islam_Melalui_Kurikulum_Merdeka_di_SDN_Sukaraja_I.
Rais, Sazli, Shopian Hidayatulloh, dan Haeru Taofiqillah. “Paradigma Baru Pendidikan Islam.” Awwaliyah: Jurnal PGMI 4, no. 1 (2021): 55–64.
Santoso, Sugeng. “Model Pendidikan Inklusif Pendidikan Agama Islam mahasiswa Difabel di Perguruan Tinggi Umum: Studi di Universitas Brawijaya Malang.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2021. etheses.uin-malang.ac.id/38690/.
Shihab, Alwi. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka Dalam Beragama. 4 ed. Bandung: Mizan, 1999.
Sirait, Sangkot. Dari Islam Inklusif Ke Islam Fungsional: Telaah Atas Pemikiran Al- Faruqi. Yogyakarta: Datamedia, 2008.
Sumadiyah, Siti, dan Sri Wahyuni. “Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural Dalam Membangun Moderasi Beragama di UNISKA Kediri.” Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Elektro dan Informatika 1, no. 1 (2024): 27–45.
Sutarto. “Paradigma Pendidikan Islam Integrasi dalam Kerangka Pendidikan Transformatif.” Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 9, no. 1 (2023): 390–408. https://jurnal.faiunwir.ac.id.
Syarif, Syarif, Suaeb Suaeb, dan Akhyar Akhyar. “Kebijakan Pengembangan Mutu Pendidikan Islam dalam Perpektif Manajemen dan Sumber Daya.” JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) 7, no. 1 (2023): 546–553.
Tavares, V. “Feeling excluded: international students experience equity, diversity and inclusion.” International Journal of Inclusive Education 28, no. 8 (2024): 1551–1568. https://www.scopus.com/inward/record.uri?partnerID=HzOxMe3b&scp=85121386991&origin=inward.
Tentiasih, Septyana, dan Muhammad Rizal Rifa’i. “Integrasi NIlai-Nilai Multikultural dalam KUrikulum Pendidikan Agama Islam untuk Membangun Toleransi di Sekolah.” Al-Muaddib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 4, no. 2 (2022): 341–358.
Usman, Abd. Malik. “Islam Rahmah dan Wasathiyah.” Humanika 15, no. 1 (2015): 1–12.
Wahid, A., S. Gelani, M. Ashraf, dan M. R. Foolad. “Review Heat Tolerance in Plants: An Overview.” Environmental and Experimental Botany 61, no. 3 (2007): 199–223. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0098847207000871.
Yuliandari, Reska. “Implementasi Pembelajaran Diferensiasi dalam Mengkoordinir Potensi Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas 4 SD Negeri Percobaan.” Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat, 2024.
Zubaidi, Ahmad, Burhan Nudin, Edi Safitri, Junanah, Kurniawan Dwi Saputra, Mir’atun Nur Arifah, Moh. Mizan Habibi, et al. Imajinasi dan Refleksi Kritis Pengembangan Pendidikan Islam: Studi Pemikiran, Konsep, dan Pengalaman Baik. Diedit oleh MIr’atun Nur Arifah dan Moh. Mizan Habibi. Trenggalek: CV Indonesia Imaji, 2022. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/39445/Zubaidi, dkk. 2022. Imajinasi dan Refleksi Kritis Pengembangan Pendidikan Islam. Penerbit Indonesia Imaji.pdf?sequence=1.