Penerapan Fungsi Manajemen Dakwah oleh Komunitas Dai Milenial dalam Berdakwah Melalui Media Sosial Dikalangan Generasi Muda

Penulis

  • Nurul Aisyah Asyrah Institut Agama Islam Negeri Bone, Watampone, Indonesia
  • Qudratullah nstitut Agama Islam Negeri Bone, Watampone, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i1.3573

Kata Kunci:

Manajemen Dakwah, Generasi Muda, Media Sosial, Era Digital

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi manajemen dakwah oleh komunitas Dai Milenial dalam menyampaikan pesan agama kepada generasi muda melalui media sosial. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan media sosial, generasi muda kini lebih sering terpapar konten hiburan daripada pesan keagamaan. Penelitian ini menyoroti bagaimana fungsi manajemen dakwah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan diterapkan oleh komunitas Dai Milenial untuk menciptakan dampak positif dalam dakwah berbasis digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas ini berhasil mengoptimalkan penggunaan platform seperti Zoom, Instagram, dan WhatsApp untuk menjangkau audiens lebih luas, terutama generasi muda. Proses perencanaan dilakukan secara matang dengan pemilihan materi yang relevan, pengorganisasian yang efisien, serta pelaksanaan dakwah yang interaktif. Evaluasi dan pengawasan dilakukan untuk meningkatkan kualitas kegiatan dakwah di masa mendatang. Penggunaan media sosial seperti Zoom, Instagram, dan WhatsApp dapat meningkatkan efektivitas dakwah, dengan penerapan perencanaan yang matang, pengorganisasian yang efisien, serta pelaksanaan yang interaktif. Namun, kendala terkait dengan kurangnya sosialisasi dan visibilitas kegiatan tetap menjadi tantangan besar. Untuk mengatasi hal ini, solusi yang dilakukan mencakup penguatan strategi sosialisasi, peningkatan kapasitas pengurus, serta kolaborasi dengan komunitas atau organisasi lain. Dampak nyata dari penerapan manajemen dakwah berbasis digital ini terlihat dalam kemampuan komunitas Dai Milenial untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam, serta meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan dakwah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan manajemen dakwah yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan audiens digital masa kini.

Referensi

Abrori, A., & Alnashr, M. S. (2023). Aktualisasi metode dakwah milenial menghadapi tantangan perubahan sosial masyarakat. Mu’ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 1(1), 29–40. https://doi.org/10.35878/muashir.v1i1.768

Adi, L. (2022). Konsep dakwah dalam Islam. Jurnal Pendidikan Ar-Rasyid, 7(1), 1–23.

Agusman, & Madeni. (2023). The role of da’wah in overcoming social problems. Jurnal Da’wah Risalah Merintis, Da’wah Melanjutkan, 6(August), 104. https://doi.org/10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v6i1.155

Amin, S. M. (2013). Ilmu dakwah. Jakarta: Amzah.

Asraf, M. (2024). Dampak penggunaan media sosial terhadap pemahaman nilai-nilai moral Islam pada remaja. Al-Ilmu, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.62872/x4v2wx14

Asrizallis. (2024). Konsep dakwah dan media sosial: Sebuah studi fenomenologi. Journal of Social Science Research, 4(3), 6427–6442.

Aziz, M. A. (2016). Ilmu dakwah. Jakarta: Prenamedia Group.

Gadha, S. T., Irwansyah, F., Anggriawan, H. R., Samudera, J., & Pramata, A. B. (2024). Peran mahasiswa Muslim dalam mengembangkan edukasi agama. El-Wasathy: Journal of Islamic Studies, 2(1), 173–181. https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol21.2024.173-181

Halim, S., Adawiyah, B. A., & Gafar, L. A. (2020). Pengaruh teknologi komunikasi terhadap perkembangan dakwah: Tantangan dan manfaat. Jurnal Manajemen Dakwah, 1(1), 70.

Hasanah, U. (2016). Ilmu dan filsafat dakwah (2nd ed.). Serang: Fseipress.

Hasanah, U. (2020). Manajemen dakwah. Pamekasan: KAFF Publishing.

Khafidoh. (2018). Penerapan fungsi manajemen pada aktivitas dakwah Ikatan Remaja dan Pemuda Masjid Raya Baiturrahman (Ikamaba) Semarang.

Maghfiroh, R. (2023). Inovasi manajemen dakwah sebagai pendekatan dakwah Islam pada generasi milenial di Desa Trahan Kabupaten Rembang. Jurnal Exact: Journal of Excellent Academic Community, 1(2), 53–67.

Mahmud, A. (2020). Hakikat manajemen dakwah. Palita: Journal of Social Religion Research, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.24256/pal.v5i1.1329

Mahmuddin. (2017). Manajemen dakwah. Ponorogo: WADE Group.

Muchtarom, Z. (1996). Dasar-dasar manajemen dakwah. Yogyakarta: Al-Amin Press.

Mutiara, T. S., & Kustiawan, W. (2023). Implementasi fungsi manajemen dalam kegiatan dakwah menggunakan sosial media di Masjid Al-Musannif Medan. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(1), 1191–1199. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i1.5239

Prastiwi, H., Makmun, F., & Umam, M. S. (2024). Efektivitas manajemen dalam dakwah. Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam, 7(2), 60–68. https://doi.org/10.37567/syiar.v7i2.2591

Putri, A. C. A. S., Matulessy, A., & Pratitis, N. (2024). Dukungan sosial dan kecenderungan kecanduan media sosial pada Gen Z. SUKMA: Jurnal Penelitian Psikologi, 4(2), 186–195. https://doi.org/10.30996/sukma.v4i2.10176

Ridla, M. R., Rifa’i, A., & Suisyanto. (2017). Pengantar ilmu dakwah: Sejarah, perspektif, dan ruang lingkup. Yogyakarta: Samudra Biru.

Rizky Fadilla, A., & Wulandari, P. A. (2023). Literature review analisis data kualitatif: Tahap pengumpulan. Mitita Jurnal Penelitian, 1(3), 34–46.

Rusnali, N. A., & Samsinar. (2023). Buku ajar ilmu dakwah dan komunikasi. Malang: Media Nusa Creative.

Shaleh, A. R. (1993). Manajemen dakwah Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Sidiq, U., & Khoirussalim. (2022). Manajemen dakwah. Tulungagung: Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung Press.

Terry, G. R. (1977). Principles of management. Homewood, IL: Richard D. Irwin, Inc.

Diterbitkan

2025-06-25

Cara Mengutip

Aisyah Asyrah, N., & Qudratullah. (2025). Penerapan Fungsi Manajemen Dakwah oleh Komunitas Dai Milenial dalam Berdakwah Melalui Media Sosial Dikalangan Generasi Muda. ALAMTARA, 9(1), 58-74. https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i1.3573