Pesantren dalam Bayang-Bayang Hegemoni Media: Analisis Kritis atas Framing Tayangan Xpose Uncensored di Trans7 terhadap Pondok Pesantren Lirboyo
DOI:
https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4418Kata Kunci:
Framing media, pesantren, hegemoni, representasi agama, resistensiAbstrak
Penelitian ini menganalisis representasi Pondok Pesantren Lirboyo dalam tayangan Xpose Uncensored di Trans7 yang memicu kontroversi di kalangan publik dan institusi keagamaan. Dengan menggunakan analisis framing dan teori hegemoni, penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana media membingkai pesantren sebagai objek tontonan, serta nilai-nilai yang diproduksi melalui representasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tayangan ini menggambarkan pesantren melalui sudut pandang yang cenderung negatif dan sensasional, dengan menyoroti aspek-aspek tertentu dari kehidupan santri yang dianggap tidak biasa. Selain itu, framing media ini menciptakan dikotomi antara "modernitas" dan "tradisi pesantren", yang secara implisit merendahkan nilai-nilai spiritual yang ada dalam pesantren. Reaksi terhadap tayangan ini mencerminkan bentuk resistensi masyarakat pesantren yang mengkritisi dan menanggapi framing media melalui berbagai jalur, termasuk kampanye boikot dan intervensi hukum. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang dinamika kekuasaan dalam representasi agama di media massa, serta pentingnya literasi media dan regulasi penyiaran yang lebih sensitif terhadap keberagaman. Implikasi praktis penelitian ini mencakup perlunya penguatan regulasi yang melindungi institusi keagamaan dari eksploitasi media.
Referensi
Andriyana, Putri, and Bob Adrian. 2024. “Agama, Media, Dan Masyarakat Di Era Digital.” Borneo: Journal of Islamic Studies 4(2):85–95.
Attar, Dalia, and Gretchen King. 2023. “Media Framing of the Intifada of the Knives.” Media, War & Conflict 16(4):563–81.
Brown, Trent. 2015. “Gramsci Dan Hegemoni.”
Denzin, Norman K., and Michael D. Giardina. 2012. Qualitative Inquiry and the Politics of Advocacy. Vol. 7. Left Coast Press.
Dwyer, Lauren, Charlotte Crawford, and Frauke Zeller. 2023. “Media Framing of Dominant Ideologies in Explanatory Journalism Concerning Artificial Intelligence and Robotics.” Canadian Journal of Communication 48(4):715–42.
Fairclough, Norman. 2023. “Critical Discourse Analysis.” Pp. 11–22 in The Routledge handbook of discourse analysis. Routledge.
Fuady, Ahmad Syauqi. 2020. “Pembaharuan Sistem Pendidikan Di Pesantren.” Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman 6(1):101–14.
Martino, Luís Mauro Sá. 2016. The Mediatization of Religion: When Faith Rocks. Routledge.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Johnny Saldaña. 2014. “Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd.”
Mualifah, Aniqotul. 2022. “Framing Berita Penistaan Agama Pada Kasus Ceramah Muhammad Kace Di Media Detik. Com: Analisis Framing Model Zhongdang Pan Dan M. Gerald Kosicki.” Gerald Kosicki. UIN Sunan Ampel Surabaya.
Rohmah, Siti. 2025. Komunikasi Politik 5.0: Strategi, Media, Dan Pengaruh Publik. CV Eureka Media Aksara.
Sadali, Sadali. 2020. “Eksistensi Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam.” Atta’dib Jurnal Pendidikan Agama Islam 1(2):53–70.
Wahyuni, Dwi. 2017. “Agama Sebagai Media Dan Media Sebagai Agama.” Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama 18(2).
Yin, Robert K. 2018. Case Study Research and Applications. Vol. 6. Sage Thousand Oaks, CA.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 ALAMTARA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
