Patologi Semiosis Digital: Kajian Teori Peirce dan Etika Tabayyun terhadap Praktik Disinformasi di Indonesia

Penulis

  • Angga Permana UIN Sultan Maulana Hasanudin, Banten
  • Anjelita Dita Aldama Putri UIN Sultan Maulana Hasanudin, Banten

DOI:

https://doi.org/10.58518/alamtara.v10i1.4517

Kata Kunci:

Patologi semiosis, Charles Sanders Peirce, disinformasi, Tabayyun, media sosial

Abstrak

Fenomena disinformasi di ruang digital Indonesia telah memicu krisis makna yang sistematis, namun analisis mengenai bagaimana tanda-tanda palsu tersebut beroperasi secara prosesual masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis patologi semiosis dalam hoaks melalui kerangka semiotika triadik Charles Sanders Peirce: representamen, object, dan interpretant. Menggunakan pendekatan kualitatif-interpretatif, penelitian ini mengkaji mekanisme distorsi tanda pada konten disinformasi digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa disinformasi bekerja dengan memutus relasi organik antara representamen dan object yang sebenarnya, sehingga menghasilkan interpretant yang menyesatkan secara kolektif. Proses ini mengakibatkan terjadinya infinite semiosis yang cacat, di mana hoaks diproduksi ulang oleh prosumer sebagai kebenaran semu. Sebagai solusi, artikel ini mengintegrasikan prinsip etika Tabayyun sebagai mekanisme verifikasi tanda yang mampu memulihkan stabilitas semiosis melalui kejujuran (sidq) dan tanggung jawab moral (amanah). Secara teoretis, penelitian ini mereaktualisasi relevansi pemikiran Peirce dalam lanskap komunikasi digital sekaligus menawarkan kerangka etika-semiotik dalam memitigasi manipulasi makna di media sosial.

Referensi

Adiba, Mirza Azkia Muhammad. 2021. “Media Siber Dalam Tinjauan Semiotika Charles Sanders Peirce.” Al-Maquro’: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran … 02(01):33–43.

Ahmad Alif Jaya, Johar Amir, and Juanda Juanda. 2025. “Makna Tanda Dalam Iklan Kecantikan: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce.” Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra 11(3):3035–51. doi: 10.30605/onoma.v11i3.6486.

Ahmmad, Mukhtar, Khurram Shahzad, Abid Iqbal, and Mujahid Latif. 2025.

“Trap of Social Media Algorithms: A Systematic Review of Research on Filter Bubbles, Echo Chambers, and Their Impact on Youth.” Societies 15(11):1–17. doi: 10.3390/soc15110301.

Aksan, Nilgun, Buket Kisac, Mufit Aydin, and Sumeyra Demirbuken. 2009. “Symbolic Interaction Theory.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 1(1):902–4. doi: 10.1016/j.sbspro.2009.01.160.

Andrews, Edna, Hayes Bierman, Brogan Hannon, and Huijuan Ling. 2024.

“Semiosis and Embodied Cognition: The Relevance of Peircean Semiotics to Cognitive Neuroscience.” Sign Systems Studies 52(1–2):49–69. doi: 10.12697/SSS.2024.52.1-2.02.

Aris Sarjito. 2024. “Hoaks, Disinformasi, Dan Ketahanan Nasional: Ancaman Teknologi Informasi Dalam Masyarakat Digital Indonesia.” Journal of Governance and Local Politics 5(2):175–86. doi: 10.47650/jglp.v6i2.1547.

Aryani, Saleha, and Mia Rahmawati Yuwita. 2023. “Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce Pada Simbol Rambu Lalu Lintas Dead End.” Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya 3(1):65–72. doi: 10.34010/mhd.v3i1.7886.

Ayubi, Sholihudin Al. 2018. “Konsep Kebenaran Dalam Perspektif Al-Qur’an.”

Fikroh: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 11(1):54–78.

Azzahriwan1, Risalah, Dadang Sunendar2, and Rika Widawati3. 2025. “Analisis Pesan, Tanda Verbal Dan Visual Kajian Semiotik Pada Iklan Santé Publique France MangerBouger.” Agust 5(2):676–87.

Bahri, Saiful. 2022. “Semiotika Komunikasi Sebagai Satu Pendekatan Memahami Makna Dalam Komunikasi.” Jurnal Al-Fikrah 11(2):182–93. doi: https://doi.org/10.54621/jiaf.v11i2.487.

Camargo, Eduardo, and Ricardo Gudwin. 2022. “Using Peircean Semiotics as the Grounding of Cognition.” 135. doi: 10.3390/proceedings2022081135.

Dian Maharani, Hasea Sabam Simanjuntak, Nailah Cahyani, Rowimatul Hazizah, and Yuliana Sari. 2025. “Makna Dalam Era Digital: Kajian Semantik Terhadap Bahasa Di Media Sosial Indonesia.” Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1(4):841–62. doi: 10.63822/capxn478.

Dikko, Muhammed Umar, Umaru Hussaini, Zainab Attahiru Alkali, Monde Aliyu Muhammad Bandiya, and Mukhtar Abdullahi. 2024. “The Moderating Effect of Corporate Governance in the Relationship Women Owned Enterprises: A Proposed Conceptual Framework.” Fudma Journal of Manag2Ement Sciences 6(2):167–86. doi: 0.19109/jia.v21i2.7419.

Efendi, Erwan, Muhammad Yusuf Kamala, and Maya Arianti. 2023. “Komunikasi Sebagai Proses Simbolik: Studi Literatur.” Journal on Education 05(02):3414–17. doi: https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1020.

Elhamy, Hossam Mohamed. 2021. “Social Semiotics for Social Media Visuals.” 548–70. doi: 10.4018/978-1-7998-8473-6.ch032.

Evanurmala, and Pramudita Budi Rahayu. 2023. “Analisis Semiotika Terhadap Penggunaan Emoji Dalam Media Sosial Antar Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Makassar Semiotic Analysis of Emoji Usage in Social Media Among Students of the Faculty of Social and Political Science.” Jurnal Komunikasi Dan Media 2(1):24–31. doi: 10.24256/jcm.v2i1.4969.

Grewal, Dhruv, Dennis Herhausen, Stephan Ludwig, and Francisco Villarroel Ordenes. 2022. “The Future of Digital Communication Research: Considering Dynamics and Multimodality.” Journal of Retailing 98(2):224–40. doi: 10.1016/j.jretai.2021.01.007.

Halversen, Audrey, and Brian E. Weeks. 2023. “Memeing Politics: Understanding Political Meme Creators, Audiences, and Consequences on Social Media.” Social Media and Society 9(4). doi: 10.1177/20563051231205588.

Hamzah, Mukhotob. 2021. “Perbandingan Konsep Linguistik Ferdinand De Saussure Dan Abdul Qāhir Al-Jurjāni: Kajian Konseptual.” 9(2). doi: https://doi.org/10.24036//jbs.v9i2.111960.

Haris, Aidil, and Asrinda Amalia. 2018. “MAKNA DAN SIMBOL DALAM PROSES INTERAKSI SOSIAL (Sebuah Tinjauan Komunikasi).” Jurnal Dakwah Risalah 29(1):16. doi: 10.24014/jdr.v29i1.5777.

Hernawo, Toto, and Irwa Rochimah Zarkasi. 2025. “Komodifikasi Dan Budaya Partisipatif Media Sosial Dalam Komunikasi Pemasaran Produk Skincare Di Aplikasi TikTok.” 8(1):157–64. doi: https://doi.org/10.38035/rrj.v8i1.

Hestbaek Andersen, Thomas, Morten Boeriis, Eva Maagerø, and Elise Seip Tonnessen. 2015. “Social Semiotics.” Social Semiotics 1–9. doi: 10.4324/9781315696799.

Hutapea et al. 2025. “Analisis Semiotika Logo UIN Sumatera Utara : Pendekatan Tanda Dan.” Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya 2(2). doi: https://doi.org/10.62383/filosofi.v2i2.602.

Ibrahim, Sulaiman. 2020. “Semiotic Communication: An Approach Of Understanding A Meaning In Communication, International Journal Of Media And Communication Research Volume 1 (1) 2020.” 1(1):1–1. doi: https://doi.org/10.25299/ijmcr.v1i1.4584.

Irmadini, Ismi Melati, Eko Purwanto, Fitri, Nina Agustin, and Meli Agustin. 2025. “Budaya Meme Sebagai Ekspresi Budaya Populer Generasi Z.” Jurnal Desain Komunikasi Visual 2(3):10. doi: 10.47134/dkv.v2i3.4273.

Kusumo, Yudhy Widya, and Mariana Mariana. 2025. “Manajemen Komunikasi Islam : Prinsip, Konsep, Dan Relevansi Di Era Modern.” Journal Of Islamic Management 5(1):29–54.

Leiser, Anne. 2022. “Psychological Perspectives on Participatory Culture: Core Motives for the Use of Political Internet Memes.” Journal of Social and Political Psychology 10(1):236–52. doi: 10.5964/jspp.6377.

Nia Khairunnisa, M. Sholeh Sihombing, Cantika Mawarni, and Christian Sinaga. 2025. “Analisis Sistem Tanda Di Ramayana Teladan Medan : Kajian Semiotik Charles Sanders Peirce.” Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa Dan Sastra Inggris 3(2):184–95. doi: 10.61132/fonologi.v3i2.1867.

Nizar, Ahmad Zuhdi, and Nur Maghfirah Aesthetika. 2024. “Analisis Semiotika Meme Satir Di Akun Twitter @memefess.” Interaction Communication Studies Journal 1(1):161–71. doi: 10.47134/interaction.v1i1.2544.

Oktaviani, Ursula Dwi, Yudita Susanti, Debora Korining Tyas, Yusuf Olang, and Rosita Agustina. 2022. “Semiotika Charles Sanders Peirce Pada Film 2014 Siapa Di Atas Presiden ?” Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra 15(2):293–310. doi: https://doi.org/10.30651/st.v15i2.13017.

Prayogi, Rahmat, and Dewi Ratnaningsih. 2020. “Ikon, Indeks, Dan Simbol Dalam Cerpen Tiga Cerita Tentang Lidah Karya Guntur Alam.” Edukasi Lingua Sastra 18(2):20–27. doi: 10.47637/elsa.v18i2.303.

Prismayanti, Rini. 2024. “Ikon, Indeks, Dan Simbol Dalam Meme Di Instagram.” LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah 14(2):520–26. doi: 10.23969/literasi.v14i2.12043.

Schmidt, Jon Alan. 2022. “Peirce’s Evolving Interpretants.” Semiotica 2022(246):211–23. doi: 10.1515/sem-2020-0115.

Susanti, Dwi, and Prihatin Dwi Hantoro. 2022. “Indonesian Netizens’ Digital Self and Identity Creation on Social Media.” Komunikator 14(2):104–13. doi: 10.18196/jkm.16541.

Tyrer, Clare. 2021. “The Voice, Text, and the Visual as Semiotic Companions: An Analysis of the Materiality and Meaning Potential of Multimodal Screen Feedback.” Education and Information Technologies 26(4):4241–60. doi: 10.1007/s10639-021-10455-w.

Wahyudi, Untung. 2025. “Narasi Meme Sebagai Mekanisme Kontrol Sosial: Analisis Wacana Visual Dalam Budaya Digital.” Journal of Mandalika Social Science 3(1):48–54. doi: 10.59613/jomss.v3i1.251.

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

permana, A., & Putri, A. D. A. (2026). Patologi Semiosis Digital: Kajian Teori Peirce dan Etika Tabayyun terhadap Praktik Disinformasi di Indonesia. ALAMTARA, 10(1), 166-183. https://doi.org/10.58518/alamtara.v10i1.4517

Artikel Serupa

1-10 dari 91

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.