Komunikasi Transendental
kajian interaksi manusia Dengan sang kholiq
DOI:
https://doi.org/10.58518/alamtara.v7i2.2278Keywords:
Komunikasi, Transendental, HambaAbstract
Abstrak: Manusia pada dasarnya tidak terlepas dari komunikasi, sebagai mahluk sosial memiliki kebutuhan batiniah yang tidak bisa dipenuhi oleh hubungan interpersonal semata. Salah satu kebutuhan yang mendalam dan universal adalah kebutuhan manusia terhadap Sang Kholiq (Allah) yang dianggap sebagai pencipta alam semesta dan segala isinya. Kajian komunikasi transendental menjelaskan sebuah konsep yang menggambarkan interaksi manusia dengan Sang Kholiq merujuk kepada Tuhan atau entitas yang dianggap sebagai pencipta alam semesta dan segala isinya. Melalui pendekatan spiritualitas, kajian ini membahas. Beberapa aspek penting dalam komunikasi transendental, termasuk kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Sang Kholiq, bentuk-bentuk komunikasi yang digunakan, dan manfaat yang bisa didapatkan dari interaksi komunikasi transcendental ini. Kajian ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan tentang komunikasi transendental serta pentingnya membangun hubungan spiritual dalam kehidupan sehari-hari Antara hamba dengan Sang Kholiq dalam perwujudan manusia Taqwa (paripurna) baik didunia dan akherat
Abstract: Humans are basically inseparable from communication, as social creatures have inner needs that cannot be met by interpersonal relationships alone. One of the deep and universal needs is the human need for the Kholiq (Allah) who is considered the creator of the universe and everything in it. Transcendental communication studies explain a concept that describes human interaction with the Kholiq referring to God or an entity who is considered the creator of the universe and everything in it. Through a spirituality approach, this study discusses. Several important aspects in transcendental communication, including the human need to connect with the Kholiq, the forms of communication used, and the benefits that can be obtained from this transcendental communication interaction. This study aims to provide insight into transcendental communication and the importance of building spiritual relationships in everyday life between the servant and the Kholiq in the realization of human Taqwa (plenary) both in this world and the hereafter.
References
Gazali Rahman. 2016, Pengantar Ilmu Komunikasi, Banjarmasin, Pustaka Benua.
Joseph A. DeVito. 2011, Komunikasi Antarmanusia, Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.
Kementerian Agama RI, Syaamil Al-Qur’an Miracle The Reference, Bandung: Syaamil Qur’an, tt.
Lukiati Komala. 2009, Ilmu Komunikasi Perspektif, Proses, dan Konteks, Bandung: Widya Padjadjaran.
Martin Ling. 2022, Apa itu Tasawuf ? Mengenal Dimensi Spiritual Islam Lebih Dalam, PT. Rene Turos Indonesia: Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Muh. Arif. 2020, Konsep Jiwa Dalam Al-Qur’an: Implementasinya dalam Pendidikan Islam, Penerbit: Zifatama Jawara.
Muhammad Khoruddin. 2016, Pendidikan Berbasis Tauhid Perspektif Al-Quran, Penerbit: Unida Pers, Jl. Tol Ciawi No. 01 Ciawi Bogor Jawa Barat.
Ngalimun dan Harles Anwar. 2017, Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis, Banjarmasin: Pustakaka Benua,
Nina Winangsih Syam. 2015, Komunikasi Trasendental. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Nurhikmah, Komunikasi Trasendental, (Parepare: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN)
Robert Frager. 1999, Sufi Psychology Psikologi Pertumbuhan, Keseimbangan, dan Keselarasan Batin Manusia, PT. Qaf Media Kreativa, Jakarta Selatan.
Ujang Saefullah. 2007 , Kapita Selekta Pendekatan Budaya dan Agama, Bandung: Simbiosa Rakatama Media
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
