Penerapan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MI Tarbiyatul Wathon Campurejo

Tuntutan pendidikan abad ke-21 mengharuskan pembelajaran berorientasi pada pemahaman konseptual, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan penguatan karakter. Namun, kajian empiris tentang implementasi pendekatan deep learning pada pendidikan dasar di madrasah pedesaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi deep learning di MI Tarbiyatul Wathon Campurejo, mengidentifikasi tantangan penerapannya, serta menganalisis dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini diposisikan sebagai studi kontekstual yang memperkaya kajian deep learning pada pendidikan dasar di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deep learning diimplementasikan melalui integrasi meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning, yang meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta penguatan karakter. Tantangan keterbatasan sumber daya diatasi melalui strategi adaptif dan kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa deep learning relevan dan aplikatif untuk madrasah pedesaan serta sejalan dengan Kurikulum Merdeka dan kompetensi abad ke-21.

How to Cite
Penerapan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MI Tarbiyatul Wathon Campurejo. (2026). Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1). https://doi.org/10.58518/awwaliyah.v9i1.4582

Mohammad Niam Shofi

Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan, Indonesia

Muhammad Nashihin

Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan, Indonesia

Bulkis, I., Tahir, M., & Sakkir, G. (2025). The EFL Teachers’ Implementation of 6C Skills (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication, Citizenship, and Character) of 21st Century Skills. EduLine: Journal of Education and Learning Innovation, 5(2), 262–273. https://doi.org/10.35877/454ri.eduline3927

Clark, R. E., Kirschner, P. a, & Sweller, J. (2012). Putting students on the path to learning the case for fully guided instruction. American Educator, 36, 6–11.

Fitriani, A., & Santiani. (2025). Analisis Literatur: Pendekatan Pembelajaran Deep Learning dalam Pendidikan. JINU:Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(3), 50–57. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357

Fitriyani, & Nugroho, A. T. (2011). Kemampuan Matematika Siswa SMP Indonesia Menurut Benchmark International. http://litbang.kemdikbud.go.id/index.ph p/survei-internasional-timss/laporan timss). Pengabdian Pada Masyarakat, 307–314.

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Engage the World Change the World. SAGE Publications Ltd., 1–313.

Hafidzhoh, K. A. M., Madani, N. N., Aulia, Z., & Setiabudi, D. (2023). Belajar Bermakna (Meaningful Learning) pada Pembelajaran Tematik. Student Scientific Creativity Journal, 1(1), 390–397.

Hasniada, S. S., Adrian, R., & Siagian, N. A. (2024). tranformasi pendidikan di era digital, Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI). Jurnal Bi Tang Pendidikan Indonesia, 2(1).

Hattie, J., & Group, T. and F. (2017). Visible learning for teachers: Maximizing impact on learning. 296. https://www.taylorfrancis.com/books/mono/10.4324/9780203181522/visible-learning-teachers-john-hattie%0Ahttps://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=vSoUT6PXdoIC&oi=fnd&pg=PP1&dq=self+concept&ots=XLQf1ry7LO&sig=tzpzbbXV8vPXl4lYqgl7mn0GcY0%0Ahttps://cmapspub

Hyle EM, dan G. M. H. L. (2017). Effective Teacher Professional Development (research brief). Effective Teacher Professional Development (Research Brief), June, 1–8. https://eric.ed.gov/?id=ED606741

Prasetyo, A. F., Nurjanah, S., & Mu’awanah, Q. (2020). The Effect of Joyful Learning Strategies on Student Activeness in the Fiqh Learning Process in Class V MI. Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School, 4(2), 75–82. https://doi.org/10.21070/madrosatuna.v4i2.943

Raco, R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Grasindo.

Romdona, S. S. S. J. A. G. (2023). TEKNIK PENGUMPULAN DATA: OBSERVASI, WAWANCARA DAN KUESIONER. JISOSEPOL: JURNAL ILMU SOSIAL EKONOMI DAN POLITIK, 1(1), 1–9. https://sis.binus.ac.id/2023/10/31/teknik-pengumpulan-data-kuesioner/

Rosana, D. (2013). Model Pembelajaran Lima Domain Sains Dengan Pendekatan Kontekstual Untuk Mengembangkan Pembelajaran Bermakna. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 13(2). https://doi.org/10.21831/pep.v13i2.1413

Sappaile, B. I. (2025). Analisis Komparatif Kerangka Merdeka Belajar Sebagai Sarana Untuk Mencapai Deep Learning Pada Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Pustaka. Jurnal Ilmu Pendidikan, Ekonomi Dan Teknologi, 2(4), 944–963.

Sari, H. P. (2023). Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar menurut Aliran filsafat Progresivisme. El-Ibtidaiy:Journal of Primary Education, 6(2), 131. https://doi.org/10.24014/ejpe.v6i2.25328

Suwandi, Putri, R., & Sulastri. (2024). Inovasi Pendidikan dengan Menggunakan Model Deep Learning di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Politik, 2(2), 69–77. https://doi.org/10.61476/186hvh28

Tohari, B., & Rahman, A. (2024). KONSTRUKTIVISME LEV SEMONOVICH VYGOTSKY DAN JEROME BRUNER: MODEL PEMBELAJARAN AKTIF DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (https://creati. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 209–228. https://journal.rumahindonesia.org/index.php/njpi/index

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.