Digital Islamic Preaching Content in New Media in Facing Hedonistic Culture: A Contemporary Islamic Preaching Perspective

Penulis

  • Putriany Institut Agama Islam Negeri Bone, Watampone
  • Ramsiah Tasruddin UIN Alauddin Makassar, Makassar

DOI:

https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4033

Kata Kunci:

Digital Da'wah Content, New Media, Hedonistic Culture, Contemporary Da'wah

Abstrak

Penelitian ini membahas konten dakwah digital yang berkembang di media baru sebagai respon terhadap budaya hedonisme, dengan menggunakan pendekatan dakwah kontemporer. Budaya hedonisme di media digital tidak lagi sekadar mengejar kesenangan pribadi, melinkan bertransformasi menjadi budaya pencitraan diri, komodifikasi kebahagiaan, dan pengakuan sosial berbasis angka digital. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menganalisis karakteristik budaya hedonisme yang berkembang dalam ekosistem media baru serta mengevaluasi bentuk-bentuk konten dakwah digital yang responsif terhadap fenomena tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, pe

nelitian ini memanfaatkan sumber literatur ilmiah, teori dakwah kontemporer, teori media baru, serta teori budaya hedonisme sebagai pisau analisis. Teknik analisis dilakukan secara tematik melalui tahapan kategorisasi isu, sintesis teori, dan interpretasi kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya hedonisme di media baru memiliki tiga ciri utama yaitu visualisasi ekstrem terhadap gaya hidup konsumtif, komodifikasi citra diri sebagai sumber kebahagiaan, dan eksistensi digital sebagai tolok ukur nilai sosial. Merespons hal tersebut, konten dakwah digital berkembang dalam tiga bentuk: (1) naratif-visual estetik untuk menarik emosi dan atensi; (2) microlearning dakwah yang komunikatif dan ringkas; dan (3) konten reflektif-kritis yang menantang budaya pamer dan membangun kesadaran spiritual. Implikasi penelitian ini memperlihatkan bahwa dakwah digital perlu memainkan peran strategis tidak hanya sebagai media dakwah konvensional, tetapi juga sebagai ruang kontra-kultural yang menghadirkan alternatif nilai atas dominasi budaya hedonistik di ruang digital.

Referensi

Abu Daud, M. 2018. Komunikasi Dakwah Digital. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Al‑Baqillānī, A. b. B. Ṭ. 1963. I‘Jāz Al‑Qur’Ān (Tahqīq Al-Sayyid Aḥmad Saqār). Beirut: Dār al‑Ma‘ārif.

Baran, S. J. 2022. Introduction to Mass Communication: Media Literacy and Culture (10th Ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Dhora, D. R., et al. 2023. “Strategi Komunikasi Dakwah Di Era Digitalisasi Islam: Pendekatan Interdisipliner.” Arkana: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2 (1):56–70. doi: https://doi.org/10.62022/arkana.v2i01.4036.

Driver, J. 2010. The History of Utilitarianism and Hedonism. edited by E. N. Zalta. The Stanford Encyclopedia of Philosophy.

Duong, V. C., & Sung, B. 2021. “Examining the Role of Luxury Elements on Social Media Engagement.” Journal of Global Fashion Marketing 12:103–19.

Fadhilah, R. 2021a. “Dakwah Digital Dan Tantangan Budaya Instan: Perspektif Psikologi Komunikasi 3(2), 134–145.” Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Digital 3 (2):134–45.

Fadhilah, R. 2021b. “Strategi Naratif Dalam Konten Dakwah Visual Di Media Sosial: Studi Pada Video Inspiratif Islami. Jurnal Dakwah Digital.” 3 (1):45–58.

Hamid, A. F. 2022. “Flexing Dan Gaya Hidup Hedonisme Di Media Sosial: Telaah Psikologi Dakwah.” Jurnal Komunikasi Islam 12 (1):45–60.

Hasan, M., & Hidayatullah, S. 2021. “Efektivitas Dakwah Visual Dalam Menyampaikan Nilai Keislaman Kepada Generasi Milenial.” Jurnal Komunikasi Islam 11 (2):98–110.

Herlina, E. 2023. “Fenomena Hedonisme Di Kalangan Mahasiswa Muslim: Studi Gaya Hidup Dan Solusi Dakwah.” Jurnal Al-Afkar 5(1):28–42.

Hidayat, A., & Fauzi, M. 2022. “Strategi Dakwah Di Era Media Sosial: Analisis Konten TikTok Dai Muda.” Jurnal Komunikasi Islam 10(1):45–59.

Hjarvard, S. 2008. “The Mediatization of Religion: A Theory of the Media as Agents of Religious Change. S.” Northern Light 6(1):9–26.

Hootsuite, We Are Social &. 2024. Digital 2024 – Indonesia.

Horkheimer, M., & Adorno, T. W. 2002. Dialectic of Enlightenment: Philosophical Fragments. Stanford: Stanford University Press.

Kellner, D. 2003. Media Spectacle. London: Routledge.

Maarif, B. S. 2017. Pengantar Ilmu Dakwah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marcuse, H. 1964. One-Dimensional Man: Studies in the Ideology of Advanced Industrial Society. Boston: Beacon Press.

Muhtadin, M. 2020. “Zuhud Dan Signifikansinya Terhadap Modernitas (Pemikiran Abu Al-Qasim Al-Qusyairi Dalam Kitab Risâlat Al-Qusyairiyat Fî ’ilmi Al-Tashawwuf).” IJIT: Indonesian Journal of Islamic Theology.

Piatti-Farnell, L. 2024. “Constructions of Luxury in Digital Visual Culture.” M/C Journal.

Qamaruddin. 2021. “Dakwah Interaktif Di Era Media Sosial: Kajian Terhadap Dialog Dakwah Dua Arah.” Jurnal Komunikasi 9(2):105–119.

Qamaruddin, M. 2021. “Kreativitas Dakwah Di Era Digital: Menjawab Tantangan Media Baru.” Jurnal Ilmu Dakwah 42(2):87–99.

Rachman, A., Dkk. 2024. “‘Flexing’ and Its Implications for Religious and Social Life Among Indonesian Muslim Millennials.” Cakrawala: Jurnal Studi Islam.

Rahmawati, D. 2020. “Budaya Hedonisme Di Media Sosial Dan Implikasinya Terhadap Generasi Milenial.” Jurnal Sosiologi Reflektif 14(1):65–78.

Suriati. 2021. “Da’wah and Hedonism.” RETORIKA: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Penyiaran Islam 3(1):1–27.

Ummah, A. H., Khairul K., & Khairurromadhan, M. 2020. “Podcast Sebagai Strategi Dakwah Di Era Digital: Analisis Peluang Dan Tantangan.” Komunike: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 12(2):210–234.

Zakaria, H., & Mahmud, R. 2020. “Mediatization of Religious Messages: How New Media Shapes Islamic Preaching.” Media and Religion Journal 12(4):101–119.

Zhao, Ying, Yong Guo, Yu Xiao, Ranke Zhu, Wei Sun, Weiyong Huang, Deyi Liang, Liuying Tang, Fan Zhang, Dongsheng Zhu, and Jie-Ling Wu. 2020. “The Effects of Online Homeschooling on Children, Parents, and Teachers of Grades 1–9 During the COVID-19 Pandemic.” Medical Science Monitor 26. doi: 10.12659/MSM.925591.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Putriany, & Tasruddin, R. (2025). Digital Islamic Preaching Content in New Media in Facing Hedonistic Culture: A Contemporary Islamic Preaching Perspective. ALAMTARA, 9(2), 231-247. https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4033