Kebijakan Ketersediaan Data
Al Furqan mendukung keterbukaan dan keterulangan penelitian dengan tetap menghormati etika penelitian, perlindungan data pribadi, kerahasiaan, dan hak kekayaan intelektual.
Pernyataan ketersediaan data
Setiap artikel penelitian memuat Pernyataan ketersediaan data pada bagian Pernyataan (Declarations), sebelum daftar pustaka. Pernyataan ini menjelaskan di mana data, sumber, dan bahan yang mendasari temuan dapat diakses, misalnya:
- Kajian teks dan kepustakaan: “Seluruh sumber yang dianalisis dalam penelitian ini adalah karya terbit yang tercantum dalam daftar pustaka.”
- Kajian naskah: lembaga penyimpan, koleksi, dan nomor panggil setiap naskah, serta salinan digital (misalnya DREAMSEA atau EAP) bila ada.
- Penelitian lapangan, wawancara, dan survei (misalnya kajian living Qur’an): tempat penyimpanan data yang telah dianonimkan, pedoman wawancara, atau kuesioner, atau “Data tersedia dari penulis korespondensi atas permintaan yang wajar”, disertai penjelasan pembatasannya.
- Data kuantitatif atau kode: tautan atau DOI ke repositori terbuka seperti Zenodo, Figshare, OSF, atau repositori institusi.
Prinsip
- Penulis dianjurkan menyimpan data, instrumen, dan protokol di repositori terbuka yang diakui dan mencantumkan dataset dalam daftar pustaka.
- Data pribadi partisipan wajib dianonimkan dan diperlakukan sesuai persetujuan partisipan serta Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Data yang dapat mengidentifikasi partisipan tidak boleh dibagikan secara terbuka.
- Penelitian yang melibatkan manusia wajib mencantumkan persetujuan etik (komite, nomor, dan tahun) atau, untuk penelitian berisiko rendah, pernyataan penulis tentang kepatuhan pada etika penelitian.
- Gambar naskah atau bahan lain hanya dimuat dengan izin pemilik atau lembaga penyimpannya.
- Editor dan penelaah dapat meminta akses ke data selama proses telaah. Penolakan memberikan data yang diperlukan untuk memverifikasi temuan dapat berujung pada penolakan naskah atau, setelah terbit, tindakan sesuai kebijakan Etika Publikasi.




2.png)



