PENGEMBANGAN PERANGKAT AJAR INKLUSIF BERBASIS DIFERENSIASI DENGAN INTEGRASI KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL UNTUK MENJAWAB KEBUTUHAN BELAJAR PESERTA DIDIK REGULER DAN BERKEBUTUHAN KHUSUS
Penelitian ini mengangkat pengembangan perangkat ajar inklusif yang dirancang melalui pendekatan diferensiasi dan integrasi Kompetensi Sosial Emosional (KSE), dengan tujuan untuk menjawab kebutuhan belajar peserta didik reguler dan mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Fokus pembelajaran berada pada materi Wujud Zat dan Perubahannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat ajar yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan evaluasi melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan terbukti efektif dalam meningkatkan ketercapaian tujuan pembelajaran, partisIPASi aktif peserta didik, serta memberikan respons positif terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. Hambatan yang ditemukan selama pelaksanaan berkaitan dengan minimnya pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan kegiatan eksperimen. Meskipun demikian, kendala tersebut dapat diatasi melalui pemberian bimbingan yang terarah dan berkelanjutan.
Afya, Z. V., Sahari, S., & Widodo, A. (2024). Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi yang Terintegrasi Pembelajaran Sosial Emosional Materi Kekayaan Alam. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 280–289.
Afya, Z. V., Sahari, S., & Widodo, A. (2024). Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi yang Terintegrasi Pembelajaran Sosial Emosional Materi Kekayaan Alam. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 280–289.
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2023). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing. New York: Longman. Depdikbud. (2022).
Andini, F., Waspada, I., Budiwati, N., & Susanto, S. (2023). Peran Guru dengan Kompetensi Sosial Emosional dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Membangun Student Well-Being pada Sekolah Menengah. Jurnal Sosial Humaniora, 6(1), 175–184.
Berutu, S. R., & Herawati, D. (2023). Menelaah Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dan Perwujudannya dalam Lingkungan Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 1–10.
Efrianefrian, Y. (2024). Strategi Diferensiasi dalam Perencanaan Pembelajaran untuk Mengakomodasi Beragam Gaya Belajar. JSES: Jurnal Sultra Elementary School, 5(2), 163–172.
Firliandini, F., Waspada, I., Budiwati, N., & Susanto, S. (2023). Peran Guru dengan Kompetensi Sosial Emosional dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Membangun Student Well-Being pada Sekolah Menengah. Jurnal Sosial Humaniora, 6(1), 175–184.
Malik, A. (2024). Penerapan Pendekatan Diferensiasi dalam Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar. Jurnal SARAWETA, 2(2), 45–54.
Niswah, S., & Zulfahmi, M. N. (2024). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5–6 Tahun. CERIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 115–124.
Platform Merdeka Mengajar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tomlinson, C. A. (2023).
Rahmawati, A. (2024). Pengembangan Modul Ajar dengan Pendekatan Diferensiasi Terintegrasi Sosio Emosional pada Mata Pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Produktif. Indonesian Journal of Curriculum and Educational Evaluation, 12(1), 55–64.
Shihab, N. (2017). Diferensiasi: Memahami Pelajar untuk Belajar Bermakna dan Menyenangkan. Tangerang: Literati.