PENGARUH LATIHAN RENANG TERHADAP KEBUGARAN JASMANI ANAK SD DI DESA TAMPAKANG

Abstrak: Kebugaran merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi tubuh manusia terutama pada anak-anak. Pada masa ini, anak-anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh aktivitas fisik dan latihan olahraga yang dilakukan seseorang, maka semakin baik pula tingkat kebugaran jasmani". Kegiatan fisik dilakukan secara rutin akan memberikan dampak yang positif bagi kebugaran tubuh. Salah satu cara  yang efektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah renang. Renang merupakan situasi di mana perenang harus mengapung pada air.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan renang terhadap kebugaran jasmani anak di desa Tampakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 anak-anak yang di ambil secara acak(simple random sampling). Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta memenuhi syarat distribusi normal.  Penelitian ini menghasilkan simpulan, bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan renang terhadap kebugaran jasmani anak. Hal ini dibuktikan dari analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa Latihan renang berpengaruh secara signifikan terhadap kebugaran jasmani anak. Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung sebesar 5,356 > t tabel 2,160, serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,688 menunjukkan bahwa Latihan renang memberikan pengaruh sebesar 68,8% terhadap kebugaran jasmani anak.

How to Cite
PENGARUH LATIHAN RENANG TERHADAP KEBUGARAN JASMANI ANAK SD DI DESA TAMPAKANG. (2025). Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(2). https://doi.org/10.58518/awwaliyah.v8i2.4013

ahmad rifa'i

STAI Balikpapan

mohammad baihaqi

STAI Balikpapan

D. Hannula, & N. Thornton, 2001. The swim couching bible. America Human Kinetics, 121

Departemen Pedidikan Nasional. 2010. Tes Kebugaran Jasmani Indonesia. Jakarta: Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani.

F. B. Ortega, J. R. Rutz, M. J. Castillo and M. Sjortorm. 2007. Physical Fitness in Chilhood and Adolescence: a Powerful Marker of Health. J. Of Obesity. Vol (32) : 1 – 11.

F. Kurniawan, 2012. Buku pintar pengetahuan olahraga. Jakarta: LaskarAksara.

H. Agusta, L. Hakim, and M.Gayo, 2000. Buku Pintar Olahraga. Jakarta: CV Mawar Gempita.

Haller. David 2011. Belajar Berenang Bandung: Pronir Jaya Bandung

L. K. Farokie, E. Hariyanto, & H. Hariyoko, (2016). Pengaruh Model Latihan Dry Land Sukuit dan Latihan Renang Sprint Terhadap Kemampuan Kecepatan Renang Gaya Crawl 50 Meter. Jurnal Pendidikan Jasmani, 26(1)

R. J. Klika, & W. G Thorland, (1994). Physiological Determinants of Sprint Swimming Performance in Children and Young Adults, 59-68

Ruhayati., & Fatmah. (2011). Gizi Kebugaran dan Olahraga. Bandung: Lubuk Agung.

S. Sepriadi, S.Hardiansyah, , & H. Syampurma, (2017). Perbedaan tingkat kesegaran jasmani berdasarkan status gizi. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 7(1), 24-34.

Sismadiyanto., & Subagyo. 2009. Peningkatan Hasil Belajar Renang Gaya Crawl Melalui Multi-Stroke Method & Flipper-Float Method. Jurnal Ilmu Keolahragaan

Susanto, Ermawan, “Model Pembelajaran Akuatik Siswa Prasekolah, Journal of Physical Education and Sports”, di akses dari http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpes, h. 37

U.Z Mikdar, 2006. Hidup Sehat: Nilai Inti Berolahraga. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.